Selasa, 24 September 2019

Ira Wibowo Main Film Dilan 1991, Wajahnya Familiar di Stasiun

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ira Wibowo saat menghadiri Gerakan Jakarta Tanpa Sedotan, di Alun Alun Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 15 Agustus 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    Ira Wibowo saat menghadiri Gerakan Jakarta Tanpa Sedotan, di Alun Alun Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 15 Agustus 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ira Wibowo kembali berperan sebagai Bunda di film Dilan 1991. Selama syuting berlangsung di Bandung, Jawa Barat, perempuan 51 tahun ini harus bolak-balik Jakarta - Bandung karena masih terikat dengan sinetron harian Saat Hati Telah Memilih.

    Baca: Ira Wibowo Tak Suka Air Putih, Kok Bisa Awet Muda?

    Lantaran harus pergi - pulang ke Jakarta - Bandung, Ira Wibowo harus memilih sarana transportasi yang nyaman sekaligus cepat. "Kalau naik mobil bisa memakan waktu enam jam, karena jalan tol macet sekali waktu itu," kata Ira Wibowo.

    Akhirnya Ira Wibowo memilih moda transportasi kereta api dengan waktu tempuh Jakarta - Bandung, dan sebaliknya hanya sekitar 2 jam. "Orang di stasiun sampai sudah kenal dengan saya," ucap Ira Wibowo.

    Musababnya, selama sekitar sebulan dia selalu naik kereta api. Dan selama sebulan itu, Ira Wibowo sehari berada di Jakarta kemudian sehari kemudian berada di Bandung.

    Dengan menempuh perjalanan yang cukup singkat dan nyaman di kereta, Ira Wibowo bisa lebih rileks dan tidak stress karena macet. Dia pun senang bisa mengambil bagian lagi di film kelanjutan Dilan 1990.

    Baca juga: Kiat Ira Wibowo Atasi Kurang Tidur selama Syuting Dilan 1991

    Selama syuting, Ira Wibowo merasa ceria karena setiap hari bertemu dengan anak-anak muda, seperti Vanesha Prescilla dan Iqbaal Ramadhan, yang sangat bersemangat. "Tidak sulit agar bisa tersambung dengan mereka karena sebelum syuting ada proses reading," kata Ira Wibowo.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.