Dilaporkan Syahrini, Lia Ladysta: Teman yang Cuek Kini Peduli

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lia Ladysta. Instagram/@Lia3serigala

    Lia Ladysta. Instagram/@Lia3serigala

    TEMPO.CO, Jakarta - Usai dilaporkan penyanyi Syahrini ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik, personel 3 Srigala, Lia Ladysta mengaku dibanjiri pertanyaan dari netizen dan teman-teman lamanya. Pengakuan sekaligus keluhan ini ia ungkapkan di Instagram stories miliknya, @lia3srigala pada Jumat, 22 Maret 2019.

    "Ya ampun, semua orang berbondong-bondong Whatsapp, Direct Message, telepon dari yang baru kenal sampai yang sudah lama kenal pada nanyain, kamu kenapa? Padahal kan bisa lihat dari berita yang sudah beredar ya, lha aku saja belum tahu kenapa," tulis Lia Ladysta. 

    Lia Ladysta. Instagram/@Lia3serigala

    Pada Selasa, 19 Maret 2019, Aisyahrani, adik sekaligus manajer penyanyi Syahrini mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Lia Ladysta. Tapi dalam pelaporan itu dilaporkan oleh Syahrini sendiri. Istri Reino Barack ini merasa dirugikan oleh Lia Ladysta lantaran disebut memiliki hubungan spesial dengan seorang pengusaha kaya asal Kalimantan.

    Baca: Diisukan Dekat dengan Pengusaha, Syahrini Laporkan Lia Ladysta

    Soal banyaknya yang peduli kepadanya pasca dilaporkan ini, Lia Ladysta merasa lucu. Ia merasa aneh dengan reaksi teman-temannya yang selama ini tidak memperlihatkan sikap peduli, tiba-tiba banyak bertanya soal kasusnya. 

    "Ada beberapa teman yang selama ini sering kukomentari statusnya, datar-datar saja balasnya, kayak baru kenal gitu. Nah giliran aku nikah, rilis single, ulang tahun, pokoknya kabar-kabar bahagialah buat aku, gak pernah respons sekalipun tuh." 

    Baca: Disindir Soal Private Jet, Syahrini Akui Memang Menyewa

    Lia Ladysta menambahkan, "Sekarang nih giliran ada berita gak enak sama aku, dia paling cepat responsnya, dari kemarin nelfon berkali-kali, DM, WA, SMS nanyain, ada apa sama kamu. Maaf ya, ini sebenarnya benar-benar care apa cuma kepo-kepo ala-ala doang sih, takut salah mengartikan." 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.