Bintang Hollywood Galang Dana untuk Korban Teror di Selandia Baru

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Madonna bersamdar dibahu putranya David Banda saat pembukaan Rumah Sakit Mercy James di Blantyre, Malawi, 11 Juli 2017. Bangunan mencakup tiga ruang operasi untuk operasi anak-anak, serta klinik dan bangsal dengan 45 tempat tidur. Reuters/Siphiwe Sibeko

    Madonna bersamdar dibahu putranya David Banda saat pembukaan Rumah Sakit Mercy James di Blantyre, Malawi, 11 Juli 2017. Bangunan mencakup tiga ruang operasi untuk operasi anak-anak, serta klinik dan bangsal dengan 45 tempat tidur. Reuters/Siphiwe Sibeko

    TEMPO.CO, Jakarta - Peristiwa teror di Selandia Baru mengundang simpati dari para bintang Hollywood. Sejumlah selebritas Hollywood seperti Madonna, Ben Stiller, Chris Rock, dan Ashton Kutcher, melakukan donasi untuk korban serangan teror lewat penggalangan dana GoFundMe.

    Penggalangan dana tersebut diinisiasi manajer dan produser Hollywood, Guy Oseary. Dari laman GoFundMe terlihat dana yang telah terkumpul sampai Kamis, 21 Maret 2019 mencapai US$143.658 dari target dana US$100.000.

    Dilansir dari Mirror, Kamis, aktor Ben Stiller, Ashton Kutcher, dan filmmaker Judd Apatow diketahui masing-masing berdonasi sebesar US$1.000 atau sekitar Rp14 juta.

    Donasi lainnya datang dari komedian Chris Rock yang menyumbang sebesar US$5.000 atau Rp70,5 juta dan penyanyi Madonna sebesar US$10.000 atau Rp141 juta.

    Sementara itu, Oseary mengaku prihatin dan ngeri melihat peristiwa penembakan di Christchurch, Selandia Baru itu. Dia tergerak dan mulai melakukan penggalangan dana sejak Jumat, 15 Maret 2019, segera setelah peristiwa penembakan terjadi.

    "Hati saya hancur untuk para korban dan untuk keluarga mereka," tulisnya dalam laman GoFundMe.

    "Saya memulai kampanye gofund me untuk mendukung mereka yang terkena dampak tragedi ini di masa yang sangat sulit ini, dan memberikan sumbangan pribadi sebesar US$18.000 atas nama keluarga saya kepada para korban serangan teroris ini."

    Penembakan massal terjadi di masjid Al Noor dan masjid Linwood, Selandia Baru pada Jumat, 15 Maret 2019. Peristiwa tersebut telah menewaskan 50 orang dan menyebabkan puluhan orang luka-luka. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut peristiwa tersebut sebagai serangan teroris.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.