Keluarkan Biaya Tak Sedikit, Kirana Larasati Yakin Menang

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis yang maju sebagai caleg dari PDIP, Kirana Larasati berpose saat menghadiri konferensi pers perayaan 90 tahun Sumpah Pemuda di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018. ANTARA

    Artis yang maju sebagai caleg dari PDIP, Kirana Larasati berpose saat menghadiri konferensi pers perayaan 90 tahun Sumpah Pemuda di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Kirana Larasati yang terdaftar sebagai caleg PDIP menyatakan optimistis bakal memenangkan kursi di DPR bersama partai berlambang banteng tersebut. "Menurutku, apapun yang kita lakukan kalau gak yakin ya jangan. Kontestasi ini mengeluarkan waktu dan biaya yang tidak sedikit," ujar dia di Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019.

    Kirana mengatakan, saat ini dia masih disibukkan dengan urusan keartisan dan partainya. Namun, mendekati pemilihan yang jatuh pada 17 April 2019 nanti, Kirana akan fokus ke Bandung untuk meraih suara di sana.

    Artis kelahiran 1987 ini, tidak gentar dengan serangan yang diterimanya. Dia menuturkan diskriminasi terhadap profesinya sebagai selebritas, acapkali membuatnya dipandang sebelah mata.

    Namun, dia mengaku tidak terusik dengan risakan seperti itu. Malahan dia akan membuktikan jika selebritas juga memiliki kapabilitas dalam kancah politik Indonesia. "Pemilihan kita akan menjadi kontestasi yang mendekati adil," ucap dia.

    Kirana Larasati merupakan Caleg PDI Perjuangan daerah pemilihan I Jawa Barat. Saat ini, dia sedang berkampanye untuk mendapatkan kursi di DPR RI pada April 2019 mendatang. Mendekati hari pemilihan, Kirana mengaku, intensitas untuk rapat pemenangan lebih sering ketimbang sebelumnya.

    Caleg berusia 31 tahun ini berujar, saat menjadi anggota DPR nanti, akan selalu memperjuangkan keadilan untuk rakyat. Dia Kirana Larasati menuturkan akan fokus memperjuangkan hak-hak kesetaraan dan kesejahteraan perempuan.

    Catatan Redaksi: Judul berita ini diubah pada Kamis, 21 Maret 2019  pukul 21.17 untuk memperbaiki akurasinya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.