Besok, Cak Nun, Busyro Muqoddas, dan Ebiet G. Ade Manggung Bareng

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panitia Pengurus Pusat Alumni SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta mempersiapkan pagelaran Pesan Perdamaian yang menampilkan Cak Nun, Busyro Muqoddas dan Ebiet G.Ade di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta pada Minggu 17 Maret 2019. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Panitia Pengurus Pusat Alumni SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta mempersiapkan pagelaran Pesan Perdamaian yang menampilkan Cak Nun, Busyro Muqoddas dan Ebiet G.Ade di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta pada Minggu 17 Maret 2019. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Sejumlah tokoh, budayawan dan musikus akan tampil dalam pergelaran seni bertajuk Indonesia Bersyukur: Pesan Perdamaian dari Muhi Jogja di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, Yogyakarta, Minggu petang 17 Maret 2019. Pagelaran yang dihelat oleh komunitas Alumni SMA Muhammadiyah 1 Kota Yogyakarta (Muhi) itu akan dihadiri tokoh yang merupakan alumni SMA tersebut.

    Baca: Kata Emha Ainun Nadjib Soal Perannya di Politik Saat Ini

    Mulai budayawan seperti Emha Ainun Najib atau yang akrab disapa Cak Nun, mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, serta musikus Ebiet G.Ade dipastikan hadir dalam acara tersebut. Panggung itu juga akan diramaikan anak-anak muda pelantun dangdut bernama Om Wawes.

    "Emha Ainun Najib (Cak Nun), Busyro Muqoddas, Ebiet G Ade hingga Om Wawes dipastikan tampil. Mereka semua adalah alumni Muhi yang nantinya akan menyuarakan semangat Indonesia Bersyukur,” ujar Mahyudin Al Mudra, Ketua Pengurus Pusat Alumni Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Kamis 14 Maret 2019. "Dalam agenda seni ini, kami ingin mengumpulkan para alumus untuk menyampaikan semangat perdamaian di tengah panasnya tahun politik."

    Mahyudin memastikan agenda seni yang diperkirakan dihadiri 5.000 alumnus SMA tersebut bebas dari muatan politik pihak manapun. "Tak ada kepentingan politik dari kubu manapun. Kami ingin memberikan kesejukan dan pesan moral dalam bentuk seni dan budaya kepada masyarakat," ujarnya.

    Baca juga: Cak Nun ke Ma'ruf Amin: Jangan Hanya Perjuangkan Hari Santri

    Dalam acara itu Ebiet G. Ade akan tampil dengan lagu-lagu baladanya. Sedangkan Cak Nun akan mengajak masyarakat merefleksikan diri bersama melalui kisah perenungannya. "Agenda pagelaran seni ini terbuka seluruhnya terbuka untuk umum dan gratis," ujar Mahyudin

    Vokalis kelompok dangdut Om Wawes, Dhyen Ganjar antusias mengikuti acara Indonesia Bersyukur itu. Dhyen juga merasa bersyukur bisa satu panggung dengan para pendahulu di Muhi termasuk Cak Nun dan Busyro Muqoddas. “Saya punya visi mengubah stigma dangdut yang dipandang sebelah mata, harus seksi dan cewek. Kami ingin sampaikan dari Yogya ada yang berbeda tapi menjual," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.