Tampil di Java Jazz, Afgan Bersuara Bindeng

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Afgan Syahreza. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Afgan Syahreza. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Afgan mengaku sedang dalam kondisi yang tidak fit saat tampil di BNI Java Jazz Festival 2019. "Denger suara gue bindeng-bindeng gitu enggak? Gue lagi meriang, tapi gue akan tampil maksimal," ujar dia di JI-Expo, Jumat dini hari, 1 Maret 2019.

    Baca: H.E.R Bikin Histeris Penonton Java Jazz

    Afgan menginginkan penampilan yang lebih intim dengan para penggemarnya. ia pun membawakan beberapa lagu menggunakan instrumen akustik.

    Ada dua lagu yang dia medley, yaitu 'Jodoh' dan 'Sadis'. Lagu tersebut merupakan sebagian dari lagu-lagu hits Afgan. "Ini lagu patah hati, ada yang belum ketemu jodohnya di 2019?" tanya Afgan.

    Sebelum memulai performanya, Afgan mengaku ikut menonton H.E.R, dia memuji penampilan gadis 22 tahun itu. Dia pun mengatakan, H.E.R sedang makan nasi goreng di belakang panggung.

    Dalam penampilannya kali ini, Afgan membawakan lagu-lagu lama yang telah melambungkan namanya. "Semua suka karoke kan, saya akan ajak karoke massal, are you ready?"

    Walaupun dalam keadaan sakit, Afgan tetap memberikan penampilan terbaiknya. Dia tetap aktif berinteraksi dengan penonton dan berdansa mengikuti alunan musik.

    Di pengujung penampilannya di BNI Java Jazz Festival 2019, Afgan membawakan lagu Reza Artamevia, yaitu 'Satu yang Tak Bisa Lepas', 'Janji di Atas Ingar' yang dipopulerkan oleh Audy dan 'Kala Cinta Menggoda' yang dinyanyikan oleh Chrisye. Lagu tersebut dia dedikasikan untuk para penyanyi Indonesia yang memberikan pengaruh dalam perkembangan kariernya.

    Baca: Kolaborasi Antar-Pemusik Ini Layak Ditunggu di Java Jazz


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.