Luna Maya Kecewa Ditinggal Nikah? Ini Kata Melaney Ricardo

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luna Maya dan Syahrini /INSTAGRAM

    Luna Maya dan Syahrini /INSTAGRAM

    TEMPO.CO, Jakarta - Luna Maya disebut kecewa berat setelah mantan kekasihnya, Reino Barack, menikah dengan Syahrini di Jepang pada 27 Februari 2019 lalu. Ini membuat netizen iba kepada Luna hingga muncul tagar #SaveLunaMaya.

    Baca: Adik Syahrini Unggah Instastory, Sindir Luna Maya?

    Namun, salah satu sahabat Luna Maya, Melaney Ricardo, menampik hal itu. Menurut Melaney Ricardo wajar jika Luna sedih. Tapi bukan berarti artis kondisi asal Bali berusia 35 tahun itu sedang terpuruk.

    Melaney Ricardo. Instagram.com/melaney_ricardo

    "Luna is doing the good job, she is happy dan enggak seperti diberitakan bahwa Luna galau segala macam. Ya kalau ada sedikit mellow, ya wajar," ujar Melaney usai mengisi acara di Trans TV, Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Jumat, 1 Maret 2019.

    Sebagai sahabat, Melaney pun tak berhenti memberikan semangat serta dukungan untuk Luna. Begitu juga sahabat Luna lain yang bergabung dalam geng Menteri Ceria.

    "Pasti dong (beri dukungan). Aku kalau ada masalah, Luna juga men-support," kata Melaney Ricardo.

    "Ayu (Dewi) kemarin kehilangan mamanya, kita juga men-support. Esensi dari persahabatan kan seperti itu. Bukan hanya saat senang, tapi saat the lowest point sahabat kita, kita juga men-support dan ada untuk dia," tambah Melaney.

    Lanjut Melaney, Luna senang sahabat-sahabatnya memperhatikan dirinya. "Senang dan bahagia karena mendapatkan berkah dan doa-doa dari banyak orang, yang pasti senang," tutur Melaney.

    Menurut Melaney, kepada teman-temannya yang terus men-support, Luna Maya berteri makasih. "Kata dia (Luna Maya), thank you for loving me," ujar Melaney Ricardo. 

    Baca: Kisah Syahrini - Luna Maya, 5 Hal Inti Saat Mantan Nikahi Sobat

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.