Spike Lee Raih Oscar Pertamanya Lewat BlacKkKlansman

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spike Lee dan Corey Hawkins di sebuah acara film BlacKkKlansman (2018) (IMDb)

    Spike Lee dan Corey Hawkins di sebuah acara film BlacKkKlansman (2018) (IMDb)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Spike Lee akhirnya mendapatkan piala Oscar pertamanya di Academy Awards yang ke-91. Film BlacKkKlansman, menghantarkannya mendapatkan penghargaan Skenario Adaptasi Terbaik.

    Dalam sambutannya, Lee berterima kasih kepada neneknya yang berperan dalam kehidupannya, membawanya ke sekolah tinggi dan sekolah film,"Dia memanggilku Spikie-poo," candanya, Ahad, 24 Februari 2019.

    Lee menang dalam kategori Skenario Adaptasi Terbaik untuk BlacKklansman, filmnya tersebut mendapat pujian kritis tentang Ku Klux Klan yang juga dinominasikan untuk Film Terbaik.

    Nominasi pertama Lee pada tahun 1990 untuk skenario film Do the Right Thing. Kemudian ia dinominasikan lagi pada tahun 1998 untuk film dokumenter 4 Little Girls, meskipun ia tidak menang.

    Lee memang menerima Oscar kehormatan pada tahun 2015 untuk film-film terobosannya selama puluhan tahun. Namun, di 2019, dia benar-benar menang dalam salah satu kategori kompetitif Oscar.

    Tahun ini, Lee dinominasikan dalam tiga kategori termasuk Pencapaian Terbaik dalam Penyutradaraan, Film Bergerak Terbaik, dan Skenario Adaptasi Terbaik, di mana ia memenangkan Academy Award.

    Baca: Rami Malek Sempat Terjatuh Usai Terima Piala Oscar

    Lee menutup pidatonya dengan mengingatkan penonton soal pemilihan presiden 2020 nanti. "Pemilihan presiden 2020 akan segera tiba. Mari kita semua memobilisasi, mari kita semua berada di sisi kanan sejarah. Buat pilihan moral antara cinta versus kebencian," katanya.

    CELEBRITY NINE| VOX


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.