Serangan Monster

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekelompok anak muda mengadakan pesta khusus untuk melepas kepergian Rob Hawkins (diperankan Michael Stahl-David) yang akan pindah tugas ke Jepang. Seorang teman Rob, Hudson Platt (T.J. Miller) sibuk memainkan kamera video untuk meminta dan merekam komentar teman-teman soal kepergian Rob. Di tengah pesta, gempa mengguncang hebat, sehingga lampu mati. Ketika lampu kembali menyala, siaran berita di televisi menyebutkan bahwa sebuah kapal tanker yang melintas di dekat Patung Liberty, terbalik akibat gempa itu. Ketercengangan mereka bertambah ketika sebuah ledakan keras mengejutkan seisi Kota New York. Sontak pesta perpisahan itu berhenti. Mereka pun berhamburan ke luar. Ini hanya sepenggal kisah dari film yang yang didistribusikan Paramount Pictures berjudul Cloverfiled. Film berdurasi 85 menit ini mengisahkan Kota New York yang mengalami bencana, yakni diserang sesosok monster raksasa berkaki delapan (mirip laba-laba). Yang menjadi keunikan film ini adalah semua adegan sepanjang film seolah-olah direkam dari kamera video amatir yang dipegang Hudson Platt. Goyangan gambar sebagai efek dari tangan pemegang kamera yang juga bergoyang menghiasi sebagian besar adegan.Goyangan gambar ini menjadi nilai tambah ketika melukiskan kepanikan warga New York yang berhamburan. Teriakan, suara ledakan, asap, debu, api, dan puing-puing bangunan yang menutupi jalanan bertambah dramatis dengan adanya goyangan tersebut. Dalam waktu sekejap, Kota New York berantakan. Bahkan kepala Patung Liberty terlempar jauh hingga ke kawasan Manhattan. Kota itu berisi adegan mirip film kuno Ultraman, yakni tentara menembaki sosok raksasa yang tidak mempan terhadap peluru, bahkan roket. "Mungkin kota ini akan dihancurkan jika monster itu tidak dapat dibendung," ujar seorang tentara kepada Rob.Film yang ditulis Drew Goddard ini terbilang sukses pada pekan pertama pemutaran perdananya di Amerika dan Kanada, dengan meraup US$ 40 juta. Bahkan ini merupakan film pertama pada 2008 yang berhasil mengantongi angka di atas US$ 100 juta pada pemutarannya di seluruh dunia. Special effect yang menawan serta drama tragedi kemanusiaan yang terekam dari dekat adalah salah satu daya tarik film yang menelan biaya produksi US$ 25 juta ini. Kesuksesan itu ternyata juga dibarengi dengan sejumlah catatan. Misalnya, tidak masuk akal sebuah kamera video mampu menyala dan merekam selama 24 jam penuh. Bahkan kualitas gambarnya terlalu bagus untuk ukuran kamera video yang dioperasikan dengan satu tangan ini.Wartawan Washington Post, John Aderson, mengkritik tipe film yang berkisah dari sudut pandang kamera video ini. "Lebih masuk akal jika film ini ditonton pada layar kecil, semacam iPhone," ujarnya. Pemutaran pada layar lebar, kata John, menyiksa mata. "Saya kira mata saya berdarah karena disorientasi pandangan."Sebagian pihak menyoroti pentingnya bagi bioskop untuk memasang peringatan akan vertigo yang terjadi di sepanjang film. "Film ini tidak cocok untuk yang berumur 30 tahun ke atas," ujar Victoria Alexander dalam situs Films in Review. l TITO SIANIPARJudul: CloverfieldSutradara: Matt Reeves Produser: J.J Abrams dan Bryan Burk Pemain: Michael Stahl-David, Mike Vogel, Odette Yustman, Lizzy Caplan, Jessica Lucas, T.J. Miller Genre: Drama action fiksi Distribusi: Paramount Pictures Durasi: 85 menit

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.