Alami Perdarahan, Arumi Bachsin Harus Dikuret

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Arumi Bachsin, usai menghadiri pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Istana Negara, Jakarta, 13 Februari 2019. Tempo / Friski Riana

    Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Arumi Bachsin, usai menghadiri pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Istana Negara, Jakarta, 13 Februari 2019. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, JakartaArumi Bachsin, istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Senin, 18 Februari 2019 dilarikan ke rumah sakit di Surabaya karena mengalami perdarahan pada kandungannya.

    "Sore tadi saya menemani Ibu Gubernur di Mapolda Jatim, tapi ditelepon oleh yang mendampingi Mbak Arumi katanya pendarahan sehingga harus dilarikan ke rumah sakit," ujar Emil Dardak saat ditemui di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari Surabaya.

    Mendengar kabar tersebut, orang nomor dua di Pemprov Jatim itu mengaku terkejut, lalu meminta izim tidak ikut mendampingi Khofifah untuk bersilaturahim ke Kejaksaan Tinggi Jatim.

    Di rumah sakit, Arumi yang pernah populer sebagai pemain sinetron itu harus mendapatkan perawatan medis karena mengalami masalah pada kandungannya, bahkan harus menginap untuk mendapatkan jaminan tindakan dari dokter.

     "Saya sangat sedih, tapi Mbak Arumi orangnya kuat dan daya tahan terhadap sakit relatif tinggi. Alhamdulillah keadaannya baik," ucapnya.

    Indikasi sakitnya Arumi, kata dia, sudah diingatkan Gubernur Jatim Khofifah yang melihat wajahnya pucat saat proses serah terima jabatan Gubernur Jatim di DPRD Jatim, karena itulah ia meminta istrinya langsung kembali ke rumah.

    Emil Dardak menjelaskan, saat mengetahui istrinya hamil, sejumlah pemeriksaan dilakukan seperti pada umumnya, seperti kontrol, cek USG hingga tes darah.

    Ia mengatakan, pernah memonitor kehamilan Arumi apakah berkembang baik atau tidak, hingga akhirnya Senin ini disarankan untuk dilakukan kondisi medis sekaligus memastikan kesehatan Arumi. 

     "Ada kondisi yang mana perkembangan embrio tidak sesuai harapan sehingga tubuh memiliki mekanisme sendiri dan biasanya terjadi di trimester pertama kehamilan," katanya.

    Baca: Ayah Arumi Bachsin Meninggal

    Sementara itu, Direktur RSIA Kendangsari dr Hermen enggan berkomentar lebih dalam terkait kondisi kesehatan Arumi Bachsin dan soal kehamilannya serta memilih agar wartawan menanyakannya langsung ke keluarga. "Maaf, saya tidak berhak memberikan pernyataan dan biarkan komentarnya dari pihak keluarga saja," katanya saat ditanya soal kemungkinan keguguran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.