Hadir di Grammy Awards 2019, BTS Ungkap Keinginan Berkolaborasi

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boy band BTS asal Korea Selatan memenangkan penghargaan Best R& B Album

    Boy band BTS asal Korea Selatan memenangkan penghargaan Best R& B Album "H.E.R" dalam acara Grammy Awards ke-61 di Los Angeles, California, 11 Februari 2019. REUTERS/Mike Blake

    TEMPO.CO, Jakarta - Boy group asal Korea Selatan, BTS atau Bangtan Boys tampil perdana di ajang penghargaan musik bergengsi dunia Grammy Awards 2019.

    Dilansir dari Variety, Senin, 11 Februari 2019 dalam sesi red carpet Grammy Awards 2019, sensasi K-pop itu mengungkapkan keinginannya untuk bisa berkolaborasi dengan sejumlah nominee Grammy lainnya, seperti Camila Cabello, Travis Scott, dan Lady Gaga. Boy band ini juga menyebutkan H.E.R. dan Post Malone sebagai kolaborator potensial.

    Pada ajang yang digelar di Staples Center, Los Angeles pada Minggu malam, 10 Februari 2019 waktu setempat, BTS menjadi artis K-pop pertama dalam sejarah yang membacakan pemenang dalam nominasi Grammy.

    Leader BTS Kim Nam Joon alias Rap Monster mewakili grupnya mengungkapkan antusiasnya bisa tampil di Grammy hingga tidak bisa tidur semalaman. "Kami sangat baik. Ini pertama kalinya kami memberikan penghargaan, dan juga Grammy, jadi ... ya aku begadang semalaman," katanya.

    BTS sendiri memperoleh satu nominasi dalam ajang musik bergengsi ini untuk kategori kemasan (desain) album terbaik/best recording package (i.e. artwork).

    Baca: Daftar Lengkap Pemenang Grammy Awards 2019 

    Sementara itu, mengutip Soompi, pada Senin, 11 februari 2019 video musik BTS untuk "Fake Love" telah melampaui 450 juta view di YouTube! hanya dalam waktu 9 bulan sejak dirilis. "Fake Love" menjadi video musik ketiga BTS yang telah melampaui jumlah 450 juta view setelah "DNA" dan "Fire". BTS saat ini menjadi satu-satunya boy grup Korea Selatan yang mencapai tonggak sejarah tersebut di YouTube.

    Foto : Aksi Para Artis Guncang Panggung Grammy Awards 2019

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.