Bikin Tato di Lengan, Jeremy Teti: Seharga Motor Matic

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeremy Teti yang mengawali kariernya sebagai pembawa berita sejak tahun 1994, yang salalu tampil rapih, sekarang tampil lebih macho yang berbeda 180 derajat dari penampilannya dahulu. Instagram/@tetijeremy

    Jeremy Teti yang mengawali kariernya sebagai pembawa berita sejak tahun 1994, yang salalu tampil rapih, sekarang tampil lebih macho yang berbeda 180 derajat dari penampilannya dahulu. Instagram/@tetijeremy

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak lama Jeremy Teti ingin memiliki tato di lengannya. Keinginan itu baru terwujud pada pergantian tahun 2018 kemarin, saat Jeremy berlibur bersama keluarga di Bali.

    Menurut Jeremy Teti, ada makna tersirat dari tato yang ada di dua lengannya. Bahkan Jeremy mengaku harus merogoh kocek yang tidak sedikit untuk tatonya.

    "Ah semua ingin tato juga, tapi dengar harganya lansung drop hahaha. Ini harganya sepeda motor matic. Sekitar 15 juta. Ini baru tato 2 ini doang," kata Jeremy Teti di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (6/2).

    Jeremy bersyukur mendapat potongan harga untuk dua gambar di lengannya. Sehingga ia hanya mengeluarkan uang lebih sedikit dari harga yang ditentukan.

    "Gue cincai sama yang punya tokonya, terus didiskon. Jadi cuma bayar 5 juta. Kalau buat bule lebih mahal sekitar 60 juta, ini tuh untuk warga lokal," kata Jeremy Teti.Jeremy Teti, saat mentato lengan kirinya yang diinginkannya sejak lama. Penampilan baru Jeremy Teti ini kemudian menjadi perbincangan netizen. Instagram/@tetijeremy

    Dampaknya, Jeremy Teti mengaku jadi lebih percaya diri mengenakan busana dengan model tanpa lengan. Bahkan ia sengaja memodifikasi jaket koleksinya, agar tato di lengannya bisa terlihat.

    Baca: Ubah Penampilan, Jeremy Teti Didekati Berondong hingga Om-om

    "Ya show off, sekarang gue banyak koleksi singlet buntung dan pakai jeans yang enggak berlengan. Malah jaket gue lengannya dipotongin ke tukang vermak," ucap Jeremy Teti.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.