Ronan Keating Masukkan Jakarta dalam Daftar Konser Boyzone

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menyesap Memori Bersama Boyzone

    Menyesap Memori Bersama Boyzone

    TEMPO.CO, Jakarta - Boyband Boyzone akan menggelar konser pada Minggu, 24 Maret 2019 di Tennis Indoor Senayan Jakarta. Ini bukan konser biasa. Di konser perpisahan bertajuk Thank You & Goodnight Farewell Tour 2019 ini, Boyzone akan menyapa para penggemar di Indonesia untuk terakhir kalinya sebelum akhir 2019 nanti membubarkan diri.

    “Sebagai promotor, kami akan memberikan konsep konser yang sangat intim dan menyentuh sesuai permintaan Boyzone agar dapat lebih dekat penggemarnya. Untuk itu, tiket yang tersedia pun sangat terbatas. Jadi, buruan, deh beli tiketnya tanggal 8 Februari 2019 mulai pukul 09.30 WIB,” kata Managing Director Fullcolor Entertainment, David Ananda.

    Konser yang dipersembahkan oleh Fullcolor Entertainment dan Traveloka ini sebetulnya permintaan khusus dari salah satu personel Boyzone, Ronan Keating. Ia sengaja memasukkan Kota Jakarta dalam rangkaian tur konser perpisahan Boyzone lantaran dalam rangkaian tur Asia tahun lalu, tidak sempat mampir.

    “Boyzone belum sempat menyinggahi Jakarta dalam rangkaian tur Asia tahun lalu. Selain itu, konser kali ini adalah konser yang berkonsep perpisahan dengan judul ‘Thank You & Goodnight’, jadi semua akan berbeda dari apa yang pernah disajikan Boyzone sebelumnya,” ungkap Ronan Keating melalui keterangan pers.

    Baca: Boyzone Akan Turut Gelar Konser Perpisahan di Indonesia

    Boy band asal Irlandia ini dibentuk tahun 1993 oleh Louis Walsh dengan anggota awal Ronan Keating, Keith Duffy, Shane Lynch, Mikey Graham, dan Stephen Gately. Namun sepeninggal Stephen Gately pada 2009, empat personel tersisa melanjutkan kiprah boy band pencetak puluhan hit di panggung musik dunia.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.