Film Orang Kaya Baru Capai 700 Ribu Penonton Lebih

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Orang Kaya Baru. Screenplay

    Film Orang Kaya Baru. Screenplay

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar gembira datang dari film Orang Kaya Baru yang dibintangi Lukman Sardi, Cut Mini, dan Raline Shah. Senin kemarin, 4 Februari 2018 karya Ody C. Harahap ini berhasil mengantongi 700 ribu penonton lebih. Film Orang Kaya Baru membayangi Preman Pensiun yang kabarnya telah menyentuh sejuta penonton. Produser Legacy Pictures, Robert Ronny, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat penonton untuk film yang dirilis di bioskop mulai 24 Januari 2019 ini.

    "Baru bulan Februari sudah ada 2 film Indonesia yang bisa menembus sejuta penonton (Keluarga Cemara dan Preman Pensiun -red.) dan segera menjadi tiga lewat Orang Kaya Baru. Ini bukti penonton makin cinta film Indonesia. Yang diapresiasi penonton adalah film Indonesia yang dibuat serius dengan nilai produksi yang sinematik," terang Robert Ronny ketika dihubungi tabloidbintang.com pada Senin malam.

    Robert Ronny berharap, apresiasi untuk film-film Indonesia berkualitas terus berlanjut. Di sisi lain, apresiasi ini patut diimbangi dengan komitmen para sineas untuk melahirkan film dengan naskah solid serta nilai produksi yang layak. "Produser jangan lagi membuat film dengan asal-asalan," Robert Ronny mengimbau.

    Baca: Jadi Orang Kaya Baru, Cut Mini Bangga Tampil Norak

    Robert Ronny menambahkan, Keluarga Cemara, Preman Pensiun, dan Orang Kaya Baru memiliki persamaan yakni mengedepankan tema keluarga. "Ketiganya laku di pasar. Ini fenomena yang melegakan. Artinya, film dengan pesan positif yang dibuat tanpa mengabaikan unsur hiburan disukai penonton."

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.