Nella Kharisma Sesuaikan Penampilan Panggung Berdasar Permintaan

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nella Kharisma. Instagram

    Nella Kharisma. Instagram

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Penyanyi dangdut asal Jawa Timur, Nella Kharisma, menuturkan berprofesi sebagai penyanyi dangdut tak otomatis membuatnya ikut dalam stereotip, salah satunya soal penampilan.

    Seringkali penyanyi dangdut identik dengan busana glamor dan bahkan tak jarang vulgar, pelantun lagu Bojo Galak itu tak mau terikat stereotip tersebut. Namun, Nella tetap berupaya bisa memenuhi permintaan pihak yang mengundangnya.

    “(Kostum dangdut) Enggak harus glamor menurut saya, kalau saya tergantung (konsep) acaranya saja,” ujar Nella di sela menyambangi Toko Kain Kiloan Jalan Urip Sumoharjo Kota Yogya Jumat siang 1 Februari 2019.

    Nella menuturkan, secara pribadi lebih suka memilih kostum kasual saat akan tampil di sebuah panggung. Yang enteng, tidak ribet, enak dipakai, dan dilihat.

    “Saya manut (ikut) acaranya lah, kalau minta saya pakai glamor ya glamor kalau tidak ya saya pakai kasual saja,” ujar penyanyi yang dikenal dengan berbagai cover lagu berirama dangdut koplo di kanal Youtube itu.

    Penyanyi dangdut Nella Kharisma blusukan di Yogya untuk membeli kain kiloan Jumat 1 Februari 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Nella mengakui jika ia memang pecinta busana kasual yang relatif adem jika dipakai. Khususnya yang berbahan katun. Tak hanya beli jadi, sebagan pakaian yang ia kenakan, ada juga yang ia beli bahannya sendiri dan dijahit oleh penjahit langganannya. “Saya memang sering desain baju sendiri, biar enggak sama dengan lainnya,” ujarnya.

    Saat berburu bahan untuk baju jahitannya, Nella tak memusingkan soal harga. Ia tak segan membeli kain-kain kiloan yang relatif lebih murah harganya di pasaran. “Orang kan juga enggak tahu ini mahal apa murah, yang penting buat saya enak dipakai, nyaman, bagus, gitu aja,” ujarnya.

    Baca: Jaran Goyang Sukses, Nella Kharisma Hijrah ke Jakarta

    Pemilik Toko Kain Kiloan Jogja, Sri Winarni, 49 mengatakan kain kiloan bukan berarti bahannya murahan. “Justru kain kiloan sebenarnya banyak dari sisa eksport, hanya saja harganya lebih murah karena dihitung kiloan, bukan meteran,” ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.