Saphira Indah Meninggal, Ayu Ting Ting Datang Melayat

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saphira Indah, wanita kelahiran 26 Juli 1986 sebelumnya membintangi film Eiffel... I'm in Love 2 yang berperan sebagai Uni. Instagram/@saphira_indah

    Saphira Indah, wanita kelahiran 26 Juli 1986 sebelumnya membintangi film Eiffel... I'm in Love 2 yang berperan sebagai Uni. Instagram/@saphira_indah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain film Eiffel... I'm In Love Saphira Indah Julianti meninggal dalam keadaan hamil enam bulan pada Rabu, 30 Januari 2019 sekitar pukul 21.10 WIB di Rumah Sakit Pelabuhan, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Meninggalnya Saphira Indah tak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar, tapi juga sehabatnya .Sejumlah teman artis Saphira Indah seperti Ayu Ting Ting, Zaskia Gotik, dan para pemain Eiffel... I'm In Love pun datang melayat.

    "Zaskia Gotik, Shandy Aulia terus siapa tuh yang cowok, Samuel Rizal. Kalau Ayu Ting Ting tadi jam 7 ke sini," ujar Baya, tante almarhum Saphira Indah di rumah duka di kawasan Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Kamis, 31 Januari 2019.Saphira Indah, meninggal dunia saat kandungannya berusia 5 bulan, dimana butuh waktu tiga tahun hingga akhirnya Saphira hamil anak pertama. Instagram/@saphira_indah

    Menurut Baya, kedekatan Saphira Indah dengan Ayu Ting Ting sudah lama terjalin. "Kan dia (almarhum Saphira Indah) dekat banget sama Ayu dan sama keluarganya Ayu," kata Baya.Rico Hidros Daeng, suami Saphira Indah.

    Baca: Saphira Indah Meninggal, Shandy Aulia Kenang Masa Remaja

    Ia mengatakan kedekatan dengan Ayu Ting Ting dan Zaakia Gotik karena ada kerja sama dalam bisnis tempat karoke keluarga. "Di entertainment, karaoke. Kita dekat banget, Ayu Ting Ting baik sih, keluarganya juga, tadi aja ke sini," kata Rico Hidros.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.