Ari Lasso Jawab Kekhawatiran Netizen Soal Konser Reuni Dewa 19

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Dhani dan Ari Lasso saat tampil dalam reuni grup musik Dewa 19 tampil memukau penonton di hotel Alila, Solo, Jawa Tengah, 26 Oktober 2016. Bram Selo Agung/Tempo

    Ahmad Dhani dan Ari Lasso saat tampil dalam reuni grup musik Dewa 19 tampil memukau penonton di hotel Alila, Solo, Jawa Tengah, 26 Oktober 2016. Bram Selo Agung/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum diputuskan bersalah atas kasus ujaran kebencian, Ahmad Dhani bersama Dewa 19 dan mantan vokalis mereka, Ari Lasso hingga Once Mekel tengah mempersiapkan konser Dewa 19 Reunion. Konser ini rencananya akan dilangsungkan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 2 Februari mendatang.

    Pasca penahanan Ahmad Dhani, sejumlah netizen lantas mempertanyakan nasib konser tersebut. Diketahui, majelis hakim pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 28 Januari 2019 menjatuhkan vonis 1,5 tahun dan langsung memerintahkan penahanan pada pentolan Dewa 19 itu.

    Alhasil, sejumlah netizen langsung menyerbu kolom komentar di Instagram Ari Lasso untuk menanyakan hal tersebut. "Gimana nasib Dewa Reunion Mase? Om @ahmaddhaniofficial ditahan euy," tanya seorang netizen. "Ini gimana om, konsernya jadi enggak?" tanya netizen lain.

    Pertanyaan-pertanyaan itu pun mendapat tanggapan dari Ari Lasso. Lewat fotonya bersama personel Dewa 19, Ari Lasso menegaskan jika konser akan tetap berlangsung sesuai jadwal meski tanpa kehadiran Ahmad Dhani.

    Baca: Ahmad Dhani Ditahan, Konser Dewa 19 di Malaysia Tetap Jalan

    "Untuk Baladewa/wi Malaysia kami akan tetap menggelar konser tanggal 2 Februari di Kuala Lumpur, sesuai jadwal.. Tidak ada yang berubah. Meski Bro @ahmaddhaniofficial tidak bisa ikut bergabung. Sampe ketemu," tulis Ari Lasso di keterangan fotonya, Senin, 28 Januari 2019.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.