Soraya Haque Dikabarkan Pindah Agama, Hoax atau Fakta?

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Soraya Haque. instagram.com/sorayahaque

    Keluarga Soraya Haque. instagram.com/sorayahaque

    TEMPO.CO, JakartaSoraya Haque beserta suami dan anak-anaknya dikabarkan sudah pindah agama. Hal tersebut pertama kali dikabarkan lewat akun YouTube Chistian Songs yang mengunggah sebuah video pada 15 Januari 2019.

    Dalam video tersebut, mulanya ditunjukkan video putra Soraya, Belmiro AH Soekarno menyanyikan petikan lagu Natal dan lanjut mengucapkan selamat natal serta mengungkapkan kesedihan tidak bisa ikut merayakan Natal bersama keluarganya di Jakarta. 

    "Selamat Natal semuanya, jadi Natal kali ini aku ada di Bali. Keluarga aku merayakan Natal di Jakarta. Keluarga aku sekarang lagi ada surprise. Mau tahu surprisenya kayak apa lihat deh," ujar Belmiro.

    Video berikutnya menunjukkan kegiatan Soraya Haque bersama anak dan suaminya beserta beberapa orang mempersiapkan perlengkapan hingga konsumsi untuk misa Natal. Keterangan dalam akun Youtube Christian Songs sumber video menyebutkan kalau Soraya Haque dan keluarganya telah berpindah keyakinan.

    Soraya Haque. TEMPO/ Novi Kartika

    Kabar tersebut terbantahkan dengan unggahan Soraya Haque lewat akun Instagramnya pada Selasa, 23 Januari 2019. Soraya menuliskan keterangan bahwa kehidupan yang selaras itu harus bisa diimbangi antara menjaga hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia seauai konsep ajaran dalam Islam.

    Sebagai salah satu contoh menjaga hubungan baik sesama manusia, Soraya menyebut sebuah kegiatan membantu kawan-kawan berbeda agama mempersiapkan ibadah Natal sebagai wujud toleransi. Berikut kutipan pesan Soraya dalam akun Instagramnya:

    "Hidup harus seimbang. Baik hubungan dengan Tuhan (Hablum Minnallah) dan hubungan dengan sesama manusia (Hablum Minannash). Membantu teman-teman dari sebuah gereja yang akan mempersiapkan ibadah natal sebagai wujud toleransi langsung yang dapat kami sekeluarga lakukan di lingkungan tempat tinggal.
    Bukan hanya Kristiani saja, hal ini kami lakukan bagi pemeluk agama lain yang hidup di alam Indonesia. Rindu akan suasana hidup berdampingan tanpa curiga, saling gotong-royong, membantu tanpa pamrih, tanpa ada kekhawatiran terhadap gangguan apapun. Sebenarnya wujud toleransi dapat dilakukan oleh siapapun, dalam bentuk apapun, bisa dalam ucapan, atau pun bersikap langsung, sebagai saksi diri untuk memanusiakan manusia dalam kehidupan horizontal. Kami sekeluarga menyadari perbedaan merupakan FITRAH dan KEHENDAK ALLAH,  mengingat hidup di alam Indonesia penuh keberagaman keyakinan, dan menjadi kewajiban kaum mayoritas untuk saling mengasihi dalam nafas kebhinnekaan. Perbedaan bukan menjadi tidak harmonis, bukan? Berani keluar dari zona nyaman, dari kondisi intoleran yang semakin merajalela membuat kami ingin berbuat hal kecil untuk membahagiakan orang lain. Keindahan hidup berdampingan sudah harus dihidupkan kembali, di era hilangnya toleransi beragama saat ini," tulis Soraya Haque.

    Baca: Soraya Haque Unggah Foto Keluarga, Netizen Berikan Pujian

    Video yang diunggah akun Youtube tersebut hanya menunjukkan aktivitas keluarga Soraya Haque bersama keluarganya kala membantu menyiapkan Natal tahun lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.