Deddy Corbuzier Beberkan Penyebab Artis Terjebak Prostitusi

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deddy Corbuzier. Tabloidbintang.com

    Deddy Corbuzier. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus prostitusi online yang melibatkan artis kembali mengemuka. Kali ini, pesinetron Vanessa Angel diduga terlibat jaringan prostitusi online, usai ditangkap di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Deddy Corbuzier pun mencoba menyampaikan ulasannya.

    Deddy Corbuzier di YouTube channel-nya mengungkapkan beberapa penyebab seorang artis bisa terjebak dalam bisnis esek-esek. Yang pertama, kata Deddy, adalah tingginya permintaan.

    "Artis akan lebih laku, karena tampil di TV maka pria-pria yang kepinginan itu, pasti berpikir 'gue pernah ngerasain artis itu'. Pasti sensasinya luar biasa," ungkap Deddy Corbuzier.

    Berikutnya adalah gaya hidup. Kegemaran sebagian pesohor terharap barang-barang mewah dan bermerek, menurut Deddy Corbuzier, seringkali tidak diimbangi oleh kemampuan finansial yang baik.Artis Vanessa Angel (kedua kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Ahad, 6 Januari 2019. Vanessa Angel dan Avriellya Shaqilla telah dilepaskan seusai pemeriksaan 1x24 jam. ANTARA/Didik Suhartono

    "Ingat, nggak semua artis itu kaya lho. Banyak artis yang nggak punya kerjaan, kalau punya kerjaan juga bayarannya murah," kata Deddy Corbuzier.

    Baca: Cerita Deddy Corbuzier Diajak Kencan dengan Bayaran Miliaran

    "Seorang artis dari atas sampai bawah branded semua. Kalau artis nggak pakai branded udah mulai dibilang, 'lo nggak punya job, nggak punya kerjaan, mulai nggak laku'. Tekanan orang-orang seperti itu yang menjadi masukan buat dia bagaimana mencari uang maksimal dalam waktu singkat," tutur Deddy Corbuzier.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.