Golden Globe 2019 Jadi Ajang Reuni Pemain Zorro

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Catherine Zeta-Jones pernah berbicara tentang gangguan bipolarnya, ia mendorong penderita bipolar untuk tidak merasa malu saat mencari pertolongan.  REUTERS

    Aktris Catherine Zeta-Jones pernah berbicara tentang gangguan bipolarnya, ia mendorong penderita bipolar untuk tidak merasa malu saat mencari pertolongan. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Perhelatan Golden Globe 2019 menjadi ajang reuni bagi aktris Catherine Zeta-Jones dan aktor Antonio Banderas. Keduanya membintangi film The Mask of Zorro pada tahun 1998 dan sekuelnya.

    Mereka kembali bersama dan hadir dalam acara itu untuk membacakan penghargaan Golden Globe, Minggu waktu setempat. Jones mengenakan gaun berwarna tosca yang memperlihatkan bagian bahu dan kaki bagian atas. Dia mengurai rambut panjangnya. Sementara Banderas mengenakan setelan jas hitam.

    Banderas sendiri masuk dalam nominasi kategori Penampilan Terbaik dalam seri terbatas atau film yang dibuat untuk televisi, atas perannya dalam Genius: Picasso.

    Sementara itu, Jones selain menjadi presenter, hadir saat itu untuk mendukung suaminya, Michael Douglas, yang memenangi penghargan Golden Globe 2019 untuk kategori Penampilan Aktor Terbaik dalam serial televisi - musikal atau komedi melalui perannya dalam The Kominsky Method.

    Baca: Lady Gaga - Rami Malek Bawa Piala Golden Globe Awards ke-76

    Tak hanya Jones dan Banderas, Golden Globe 2019 juga jadi reuni Emilys, antara Anne Hathaway dan Emily Blunt. Mereka duduk berdekatan di ballroom Beverly Hilton. Keduanya juga memiliki kesempatan untuk tampil bersama di atas panggung. Hathaway membacakan penghargaan untuk Penampilan Aktris dalam musikal atau komedi, sementara Blunt dinominasikan dalam kategori tersebut untuk Mary Poppins Returns.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.