Momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Golden Globe

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oprah Winfrey, berbicara saat mengdapatkan penghargaan Cecil B. Demille dalam acara Golden Globe Awards ke-75 di Beverly Hills, California, 7 Januari 2018. Paul Drinkwater/Courtesy of NBC/Handout via REUTERS

    Oprah Winfrey, berbicara saat mengdapatkan penghargaan Cecil B. Demille dalam acara Golden Globe Awards ke-75 di Beverly Hills, California, 7 Januari 2018. Paul Drinkwater/Courtesy of NBC/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu ajang bergengsi untuk film dan program televisi di Hollywood, Golden Globe ke-76, akan digelar di Beverly Hills, California, Minggu malam waktu setempat atau Senin pagi berdasarkan waktu Indonesia bagian barat, 7 Januari 2019.

    Dilansir AFP, Ahad kemarin Golden Globe merupakan gala paling meriah dan menarik perhatian di Hollywood, salah satunya karena seremoni ini menyajikan minuman beralkohol untuk para tamunya.

    Para pesohor akan duduk dan bersantai sambil menikmati sampanye, kemudian menyimak refleksi dunia film dalam setahun ke belakang. Para host, Sandra Oh dan Andy Samberg, mengatakan kepada Hollywood Reporter bahwa keceriaan dalam Golden Globe terbangun berkat "suasana yang lebih longgar".

    Menjelang pesta Minggu malam, berikut lima momen tak terlupakan dalam Golden Globe sebelumnya, dilansir AFP:

    "Hari Baru" dari Oprah untuk para perempuan

    Berselang beberapa bulan setelah mencuatkan skandal seksual Harvey Weinstein yang menggemparkan Hollywood, Oprah Winfrey menyampaikan pidato yang menggugah pada Golden Globe 2018. Ia mengatakan bahwa sudah datang "hari baru" kepada para perempuan untuk berbicara lantang guna menghadapi kekerasan dari kaum laki-laki.

    "Sudah terlalu lama, wanita belum didengar atau dipercaya jika mereka berani mengatakan kebenaran melawan kekuatan pria-pria itu," kata Winfrey, disambut tepuk tangan meriah dan terlihat beberapa penonton menitikkan air mata.

    Jeremy Renner dianggap lecehkan JLo

    Pada edisi 2015, aktor "Hurt Locker" Jeremy Renner menjadi pusat perbincangan di media sosial gara-gara melontarkan kata-kata yang menurutnya adalah sebuah candaan, kepada Jennifer Lopez (JLo).

    Saat akan membacakan penghargaan aktor terbaik kategori mini-seri bersama JLo, penyanyi "Let's Get Loud" itu kemudian mengatakan akan membuka amplopnya karena "saya punya kuku."

    Renner lalu menjawab "kamu juga punya bola dunia", yang memicu gelombang protes di media sosial karena kata-kata itu dianggap sebagai tindakan melecehkan JLo secara seksual.

    Beberapa waktu setelah acara itu, Jeremy Renner mengatakan bahwa ucapan itu hanyalah sebuah candaan, dan ia berharap hal itu tidak dianggap serius.

    Emma Thompson dan sepatunya

    Pada Golden Globe 2014, Emma Thompson memberikan sebuah kejutan dengan naik ke podium sambil menenteng segelas martini dan sepatu Christian Louboutins. Ia berjalan tanpa alas kaki ke podium lalu membacakan kategori naskah terbaik, kemudian menyempatkan diri untuk berkampanye mengenai sepatu berhak tinggi. "Saya hanya ingin kalian tahu, merah ini, itulah darahku," katanya, sambil menunjukkan warna merah pada alas sepatu sambil mengangkatnya setinggi bahu.

    Monolog Jodie Foster

    Aksi monolog spontan dari aktris dan sutradara Jodie Foster pada Golden Globe 2013 saat mendapatkan Lifetime Achievement menjadi salah satu hal menarik. "Saya kira saya tiba-tiba berkeinginan untuk mengatakan sesuatu yang saya tidak pernah benar-benar dapat ucapkan di depan umum. Tapi saya hanya akan menempatkannya di sana kan? Keras dan bangga, kan? Jadi saya membutuhkan dukungan Anda dalam hal ini," kata dia. Ketika para penonton terperangah dan menanti kata-kata lanjutan, Jodie Foster justru berhenti dan menyatakan, "Saya lajang. Ya saya lajang. Saya memang lajang," yang disambut tawa penonton.

    Diumumkan lewat jumpa pers

    Golden Globe 2008 semestinya digelar Hollywood Foreign Press Association pada 13 January 2008, namun acara itu urung dihelat karena pemogokan dari kelompok penulis Writers Guild of America. Asosiasi kemudian gagal bermediasi dengan penulis yang berniat melakukan boikot, sehingga para pemenang edisi 2008 hanya diumumkan keesokan harinya melalui jumpa pers.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.