Puisi yang Indah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amerika pada abad ke-15 masih merupakan daratan luas yang berisi suku-suku primitif Indian. Bangsa Eropa, yang menemukan Amerika melalui Christoper Columbus pada 1493, menyebutnya sebagai "the new world" (dunia baru). Pernahkah terbayang bagaimana sentuhan pertama pendatang itu dengan para Indian?Terrence Malick mencoba menggambarkan kisah pertemuan pertama tersebut. Melalui film berjudul The New World, Malick menghadirkan drama seputar interaksi suku Indian dengan bangsa Eropa. Film ini merupakan salah satu film dokumenter yang diputar di Bentara Budaya Jakarta pada Pekan Film Indian, Rabu-Jumat, 16-25 Januari 2008.Alkisah, Kapten Christopher Newport (diperankan oleh Christopher Plummer) dari Inggris tiba di Amerika Utara pada 1607 bersama tiga perahu besar dan 103 pelaut. Mereka hendak membangun koloni baru di daerah yang kini dikenal dengan nama Jamestown, Virginia.Cerita dimulai ketika tokoh utama Kapten John Smith (Collin Farrell) menjalin hubungan dengan putri termuda Kepala Suku Algonquain yang bernama Pocahontas (Q'orianka Kilcher). Ayahnya, Chief Powhatan (August Schellenberg), tidak setuju dengan hubungan mereka sehingga terjadi beberapa kali konflik. Namun, karena sudah jatuh hati, Pocahontas kemudian lebih memilih tinggal di koloni bersama orang Inggris. Ia dibaptis dengan nama Rebecca.Kisah ini diangkat dari kisah nyata tentang perempuan Indian, Pocahontas, yang menikah dengan pendatang dari Inggris, John Rolfe, dan diboyong ke London lalu hidup dengan gaya bangsawan Inggris. Selain itu, proses pengambilan gambarnya dilakukan di sekitar Sungai Chickahominy, anak Sungai James, yang tidak jauh dari tempat kejadian sesungguhnya. Bahkan rekonstruksi Desa Indian Powhatan dan Jamestown dilakukan berdasarkan bukti arkeologi yang ada. Beberapa detail peralatan perang abad pertengahan juga dihadirkan dengan baik.Sang sutradara, Terrence Malick, memberikan gambaran yang indah mengenai pertemuan pertama Barat dengan para Indian. Misalnya, bagaimana Smith dan Pocahontas berinteraksi dengan bahasa isyarat dan bahasa tubuh. Pocahontas menunjuk ke atas, Smith menyebut langit. Pocahontas meliuk-liukkan badannya, dan dijawab air oleh Smith. Kisah cinta antara Smith dan Pocahontas menjadi hiasan dari usaha rekonstruksi sejarah itu.Film yang didistribusikan oleh New Line Cinema ini sempat menjadi nominator Academy Award 2005 untuk kategori drama. The New World merupakan film pertama yang menggunakan film 65 milimeter (tanpa efek visual) dalam sembilan tahun terakhir sejak 1996 dalam film Hamlet.Walau berhasil menghadirkan drama persentuhan dua peradaban, film berdurasi 135 menit ini tidak lepas dari kontroversi. Salah satunya adalah aktris Kilcher, yang masih berusia 14 tahun, yang berperan sebagai Pocahontas. Dalam berbagai wawancara, Kilcher mengakui bahwa adegan ciumannya dengan Farrell dalam film itu adalah ciuman pertamanya.Beberapa bagian dalam film tersebut juga terasa mengganggu, seperti suara dari alam, dialog yang jarang, bahkan beberapa suara yang mendahului gambar. "Walau begitu, film ini punya kelebihan pada akting pemainnya yang bisa mengekspresikan bahasa tubuh dengan baik," tutur komentator, Marika Alexandrou. Ia memuji film The New World sebagai sebuah puisi yang indah. "Saya menemukan ketenangan hati ketika menonton," ujarnya. TITO SIANIPARJudul: The New World/Sutradara: Terrence MalickProduser: Sarah GreenPenulis: Terrence MalickPemain: Collin Farrel, Q'orianka Kilcher, Christopher Plummer, Christian BaleDistribusi: New line CinemaDurasi: 135 menit

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.