Dennis Adhiswara Berharap Film Milly & Mamet Ada Sekuelnya

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sissy Priscillia dan Dennis Adhiswara dalam film Milly dan Mamet. Tabloidbintang.com

    Sissy Priscillia dan Dennis Adhiswara dalam film Milly dan Mamet. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Milly & Mamet yang dibintangi oleh Dennis Adhiswara dan Sissy Priscillia mendapat respons positif dari penonton. Terbukti dalam 11 hari penayangannya, film ini mampu meraih satu juta penonton. Dennis pun berharap cerita film ini bisa terus berlanjut.

    "Gue juga mau tanyain. Susah kalau pake feeling tapi kalo gue boleh opini pribadi, sih pengen ada (sekuel) tapi balik lagi ke pak Parwez, Ernest dan Mira," ucap Dennis Adhiswara saat ditemui dalam acara syukuran satu juta penonton film "Milly & Mamet" di Jakarta, Senin, 31 Desember 2018.

    Jika nanti film ini bisa berlanjut, Dennis juga ingin ceritanya berbeda jauh dari sebelumnya. Dennis yakin karakter Milly dan Mamet bisa dikembangkan lebih jauh.

    "Karakter Milly & Mamet asik buat dibawain, akan lebih asik lagi kalau ditaruh di situasi yang berbeda dari film ini, tapi harus tetep relate," tuturnya.Dennis Adhiswara pemeran Mamet dan Sissy Priscillia pemeran Milly saat menghadiri pemutaran perdana film Milly dan Mamet (Ini Bukan Cinta dan Rangga) di XXI Cinema Epicentrum, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018. TEMPO/Nurdiansah

    Bagi Dennis, film Milly & Mamet membuatnya terpacu lagi untuk berakting di film layar lebar setelah sekian lama absen main film.

    Baca: Milly & Mamet Tembus Satu Juta Penonton, Roy Marten Ikut Bangga

    "Buat saya pribadi entah kenapa Milly & Mamet memacu saya untuk pengen mendalami seni peran lagi karena seperti yang kita tahu 5 tahun ke belakang saya sibuk di kantoran belakang layar dan film besar sebelum ini AADC 2," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.