Menikahi Nick Jonas, Priyanka Chopra Dituduh Penipu Kelas Dunia

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pernikahan Priyanka Chopra dan Nick Jonas. Instagaram.com

    Pernikahan Priyanka Chopra dan Nick Jonas. Instagaram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan Priyanka Chopra (36) dan Nick Jonas (26) yang dihelat 29 November-3 Desember di Istana Umaid Bhawan, Jodhpur, India, menjadi perbincangan. Dari keunikan ritual pernikahan, kemegahan lokasi, atraksi kembang api, pergelaran musik, tudung pengantin sepanjang 26 meter karya Ralph Lauren, hingga kue pernikahan setinggi 5 meter.

    Di sisi lain, ada tudingan Nick terburu-buru menikahi Priyanka, demi kepentingan karier istrinya.

    Pada 4 Desember lalu, sebuah portal hiburan AS, The Cut, merilis tulisan yang mempertanyakan keabsahan pernikahan mereka dengan judul: “Apakah Cinta Nick Jonas dan Priyanka Jonas Nyata?”

    Artikel ini menyebut Priyanka penipu kelas dunia yang menjebak Nick menikahinya, agar masa depannya di Hollywood terjamin. “Nicholas Jonas menjalani pernikahan palsu yang tidak sesuai keinginannya, pada 1 Desember lalu, dan saya akan beri tahu mengapa saya berpikir begitu? Yang Nick inginkan sebenarnya adalah hubungan dengan wanita-wanita muda Hollywood, tapi malah berakhir menjalani hukuman seumur hidup dengan penipu kelas dunia,” papar si penulis, Mariah Smith.

    Menerima banyak kecaman, hari yang sama The Cut mencabut artikel itu dari situs web. Mereka melayangkan permohonan maaf, baik kepada Priyanka dan Nick maupun para pembaca, serta menyatakan pemuatan artikel ini merupakan kesalahan.

    Entah ini kesalahan atau kesengajaan menerbitkan opini sekstrem itu di tengah ramainya berita pernikahan untuk sensasi dan menarik pembaca sebanyak-banyaknya, Priyanka tidak memedulikan.

    Baca: Pernikahan Priyanka Chopra dan Nick Jonas Dikecam PETA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.