Ramal Peristiwa 2019, Ini yang Bikin Roy Kiyoshi Ketakutan

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roy Kiyoshi. Tabloidbintang.com

    Roy Kiyoshi. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahun 2019 mendatang kerap disebut sebagai tahun politik. Sebab di tahun tersebut Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi pemilihan presiden, wakil presiden, hingga anggota legislatif. Terkait hal ini, Roy Kiyoshi mengingatkan pentingnya semangat persatuan dan persaudaraan. 

    "Walau kita berbeda-beda, harus pegangan tangan erat. Walau beda warna kulit, warna rambut, dan beda keyakinan, kita harus lebih erat lagi. Jangan terpisah kubu A dan B," ungkap paranormal muda itu, saat berbincang dengan tabloidbintang.com.

    Menjelang pemilihan umum, tensi politik kian panas. Di media sosial, masyarakat seakan terbelah jadi dua kubu yang tak henti-hentinya saling kritik, bahkan menghujat.Roy Kiyoshi. Tabloidbintang.com

    Roy Kiyoshi pun mengimbau agar setiap individu bisa menahan diri dan tidak mudah terpancing oleh berbagai isu yang beredar di media sosial. Meski memiliki banyak manfaat, menurut Roy, media sosial juga berpotensi dijadikan alat pemecah belah.

    Baca: Cerita Robby Purba Kembali Akur dengan Roy Kiyoshi

    "Media sosial di 2019 bisa jadi kendaraan dan pisau, seram banget sih. Itu yang jadi ketakutan saya sih, semoga nggak ada apa-apa," harap Roy Kiyoshi.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.