Tragedi Tsunami, Band Armada Khawatir Tampil di Pinggir Pantai

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rizal, vokalis band Armada mencoba bermain tenis meja saat kegiatan gala premier Asal Kau Bahagia di Genting Dream Cruise, SIngapura (Falcon Pictures)

    Rizal, vokalis band Armada mencoba bermain tenis meja saat kegiatan gala premier Asal Kau Bahagia di Genting Dream Cruise, SIngapura (Falcon Pictures)

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup band Armada mengaku punya kekhawatiran menerima tawaran manggung yang mengambil lokasi di dekat pantai. Armada khawatir musibah tsunami yang menimpa rekan-rekannya di band Seventeen terulang.

    "Trauma pasti ada, apalagi kita tahun baru juga manggung di pantai karnival Ancol," ucap Rizal, vokalis Armada saat berbincang di kawasan Jatinegara, Jakarta, Selasa.

    "Ini bukan kita juga sih. Maksudnya semua teman musisi pasti ngerasain kayak gitu. Indonesia sering terkena bencana ya," tambah Andit, drummer Armada.

    Meski demikian sebagai musisi, Armada mengaku tetap bertindak profesional dan akan tetap menjalankan tugasnya. Mereka percaya bahwa semuanya sudah diatur oleh Tuhan.

    Baca: Rizal Armada Beberkan Fakta Soal Asal Kau Bahagia

    "Kita berpikir gini, rezeki, maut, dan jodoh itu di tangan Allah. Kita berserah aja lah," kata Rizal. Armada pun berharap kejadian yang menimpa Seventeen merupakan yang terakhir kali. "Semoga kejadian di Banten kemarin menjadi yang terakhir lah," tutup Rizal.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.