Aa Jimmy Meninggal, Sahabat Kenang Pertemuan Terakhir

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Argo Heriyanto alias Aa Jimmy. Instagram/@Argojimmygo

    Argo Heriyanto alias Aa Jimmy. Instagram/@Argojimmygo

    TEMPO.CO, Cianjur -Sahabat Heriyanto yang akrab disapa Aa Jimmy, Faank Wali Band, terlihat di lokasi pemakaman Sirnalaya I Cikaret, Kecamatan Cianjur, Kabupatem Cianjur, Jawa Barat, Senin 24 Desember 2018.

    Faank mengaku tak percaya sahabatnya tersebut menjadi korban tsunami yang menerjang pesisir pantai Banten. Saat kejadian, Faank baru selesai manggung di Gorontalo. Ia dikabari ada bencana tsunami oleh adiknya.

    Faank mengatakan, ia terakhir bertemu dengan Aa Jimmy saat membuat video klip. Dalam video tersebut Faank ingin ada Aa Jimmy di dalamnya.

    "Terakhir ngobrol kemarin-kemarin saat Wali membuat video klip saya mau ada Aa di video tersebut," kata Faank.

    Faank merasa baru saja bertemu dengan Aa Jimmy dan tak percaya dengan kabar dari teman-temannya bahwa Aa turut menjadi korban.Beberapa karangan bunga ucapan duka cita untuk Aa Jimmy tampak berjejer di depan rumah duka Gang Rambutan Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin 24 Desember 2018. (TEMPO/Deden Abdul Aziz)

    "Saya gak percaya Aa turut jadi korban, bukan gak percaya pada takdir Allah, namun gak percaya karena perasaan baru kemarin kami ngobrol," ujar Faank.

    Faank mengatakan, ia baru selesai manggung di Gorontalo dan baru percaya setelah melihat tayangan di televisi. "Saya tanya kabar sana-sini ternyata benar, makanya saya langsung meluncur ke Cianjur," kata Faank.

    Faank berharap, dua anak Aa Jimmy yang masih dalam pencarian bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

    Baca: Aa Jimmy dan Istri Dimakamkan di Cianjur, 2 Anaknya Masih Hilang

    Hingga saat ini rumah duka Aa Jimmy terus didatangi kerabat dan teman dari Cianjur maupun dari luar kota.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.