Falcon Pictures Berani Gelontorkan Modal Besar untuk Promosi Film

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain utama dan sutradara serta produser film Asal Kau Bahagia (Falcon Pictures)

    Para pemain utama dan sutradara serta produser film Asal Kau Bahagia (Falcon Pictures)

    TEMPO.CO, Singapura - Rumah produksi Falcon Pictures beberapa kali menunjukkan keberanian kala mempromosikan film teranyar mereka. Misalnya Warkop DKI Reborn 2 yang dirilis pada 2017, mereka melakukan promo ke lima kota dalam sehari dengan menggunakan pesawat khusus menyambangi Surabaya, Semarang, Solo, dan Yogyakarta.

    Lain cerita lagi misalnya pemutaran perdana Si Doel The Movie yang dilakukan di Amsterdam, Belanda. "Sebuah bioskop yang sangat prestisius, bioskop yang bukan sembarangan," kata Rano Karno satu waktu. Menjelang akhir tahun 2018, Falcon kembali menggelar gala premier film terbarunya, Asal Kau Bahagia di sebuah kapal pesiar di Malaysia dengan rute pelayaran dimulai dari Singapura.

    Produser Falcon, Frederica menuturkan bukan tanpa alas an pihaknya mengemas promosi film beragam cara dan bentuk. “Kita tidak pernah punya pola yang repetitif. Itu juga akan kita lakukan di film-film kita yang berikutnya,” tutur Frederica.

    Menurutnya ide akan selalu datang dan berkembang sehingga tak perlu takut kehilangan gagasan untuk enggarap karya berikutnya. Sehingga, dalam setiap proses produksi hingga promosi Falcon mencoba bisa kerap berinovasi. “Kita ingin sesuatu yang menarik terus. Kalau konvensional yang bisa dilakukan banyak orang, itu tidak akan menarik banyak publik banyak,” kata Frederica. Tak dipungkiri semua itu dilakukan agar bisa menarik banyak perhatian agar film-film bisa diketahui dan menjangkau pihak lebih luas.

    Jor-jorannya promosi yang dilakukan Falcon untuk beberapa film yang telah diproduksi, tidak semuanya mengembalikan keuntungan atas modal yang digelontorkan. Ada beberapa film yang diproduksi ternyata drop di pasaran. Biasanya kerugian itu akan ditutup dari kesuksesan produksi lainnya.

    Falcon meniru hitungan umum yang biasanya digunakan film Hollywood yaitu mengeluarkan biaya 1:1 antara produksi dan promosi, bahkan kalau perlu biaya promosi bisa dua kali lipat dari biaya produksi. Pilihan kedua yang lebih banyak digunakan Falcon.

    Boleh dibilang hal tersebut tindakan cukup berani sekaligus cukup menunjukkan posisi rumah produksi satu ini cukup kuat di sisi modal. Untuk promosi Asal Kau Bahagia, Frederica menyebut mengeluarkan biaya promosi dua kali lipat dari produksi.

    Pertama Falcon Pintures membawa sekitar 160 rombongan ke Singapura dengan mencarter satu pesawat. Setibanya di Singapura, rombongan diboyong untuk menginap dua malam di atas kapal pesiar dan melakukan pelayaran dari Singapura-Malaysia-Singapura. Pemutaran perdana Asal Kau Bahagia diputar di bioskop yang terdapat di dalam kapal berkapasitas 999 orang.

    Baca: Alasan Rako Prijanto Menggarap Film Asal Kau Bahagia

    “Cukup berani, karena secara momen kami lihat film Asal Kau Bahagia kan bagus, (menjadi tontonan) di akhir tahun,” kata Frederica. “Kami berharap kayak semua produser, box office lah ya,” ucapnya tanpa mau menyebut spesifik nilai yang dikeluarkan. Namun jika film berhasil menembus satu juta penonton saja, semua modal yang keluar sudah tertutup. “Semua ekspekstasi produser itu balik modal dulu, untung itu bonus,” ungkap Frederica.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.