Singgung Ahok dalam Pleidoi, Ini Alasan Ahmad Dhani

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa musisi Ahmad Dhani melayani pertanyaan wartawan sembari menunggu giliran persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Jakarta Selatan, 10 Desember 2018. Dalam agenda persidangan tersebut ahmad Dhani melalui kuasa hukumnya melakukan pembelaan tuntutan 2 tahun penjara oleh jaksa penutut umum. TEMPO/Nurdiansah

    Terdakwa musisi Ahmad Dhani melayani pertanyaan wartawan sembari menunggu giliran persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Jakarta Selatan, 10 Desember 2018. Dalam agenda persidangan tersebut ahmad Dhani melalui kuasa hukumnya melakukan pembelaan tuntutan 2 tahun penjara oleh jaksa penutut umum. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah sempat ditunda pekan lalu, Ahmad Dhani akhirnya membacakan pleidoi atau nota pembelaan di hadapan majelis hakim dalam sidang lanjutan yang digelar hari ini, Senin, 17 Desember 2018. Ahmad Dhani sempat menyinggung kasus penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam pleidoinya.

    "Majelis Hakim yang terhormat, Pengadilan Negeri adalah benteng atau gerbang terakhir yang bisa menghalangi NKRI terjerumus menjadi negara para penista, berkaca pada kasus Ahok. Lihatlah bagaimana sulit dan rumitnya kepolisian RI menjadikan Ahok tersangka hingga umat harus turun ke jalan dengan jumlah yang luar biasa, padahal MUI sudah memberikan fatwanya soal penistaan agama oleh Ahok," kata Ahmad Dhani membacakan pledoi setebal 3 halaman.

    Suami Mulan Jameela itu menganggap Ahok seharusnya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

    "Padahal sejarah menulis, semua tersangka penistaan agama ditahan di sel, tapi Ahok tidak. Jika tidak ada keterangan umat, Ahok si penista agama akan lolos dari jeratan hukum. Akhirnya, Kepolisian terpaksa menjadikan Ahok tersangka meskipun tidak ditahan," katanya lebih lanjut.

    Ahmad Dhani sengaja menyinggung kasus Ahok untuk membandingkan sikap Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dinilai membedakan perlakuan terhadap dirinya dan Ahok. Ahmad Dhani dituntut 2 tahun penjara oleh Jaksa, sementara Ahok dituntut 1 tahun percobaan meski akhirnya majelis hakim menjatuhkan 2 tahun penjara ke Ahok.

    Baca: Pleidoi Ahmad Dhani Sebut Chat Mesum Rizieq Shihab

    "Ahok yang sumber masalah cuma dituntut 1 tahun percobaan oleh Jaksa. Sementara Ahmad Dhani dituntut 2 tahun penjara," ucap Hendarsam selaku pengacara Ahmad Dhani saat ditemui usai sidang pleidoi.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.