Mafia Sederhana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • "Pakaian yang mencolok hanya akan mengundang perhatian polisi," kata Frank Lucas (diperankan Denzel Washington) kepada adiknya, Huey Lucas (Chiwetel Ejiofor), dalam sebuah pesta. Frank adalah kepala geng yang mengedarkan narkotik jenis heroin di New York, Amerika Serikat. Ia baru saja mengecap kesuksesan sebagai gembong narkotik baru. Film terbaru Universal Studio berjudul American Gangster itu menghadirkan drama kehidupan Frank sebagai seorang kepala geng yang selalu hidup dan tampil bersahaja. Sutradara film ini, Ridley Scott, mengisahkan kehidupan Frank, mulai bekerja sebagai tangan kanan bosnya terdahulu, Bumpy Johnson; mengecap kesuksesan; hingga ditangkap polisi. Sepak terjang Frank, yang taat beragama dan suka membantu warga miskin, awalnya tidak diketahui pihak berwajib. Hingga satu ketika, istrinya, Eva (Lymari Nadal), menghadiahinya jaket mantel dari bulu tupai seharga US$ 50 ribu (sekitar Rp 500 juta). Mengenakan mantel itu, Frank bersama Eva menonton pertandingan tinju kelas berat Muhammad Ali melawan Joe Frazier pada 1971. Film berdurasi 157 menit ini secara bergantian menggambarkan kehidupan dua tokoh, Frank dan Richie, seorang polisi narkotik yang jujur; yang pada awalnya tidak saling mengenal. Frank lebih mengenal detektif Trupo, polisi yang sering memeras pengedar dan pengguna narkotik. Sosok tokoh-tokoh mafia, polisi baik dan jahat, serta kemelaratan di Harlem, New York, pada 1970-an digambarkan dengan baik dalam film yang diangkat dari kisah nyata ini. Frank, pria kelahiran 9 September 1930, adalah pria asal Carolina Utara yang hingga kini masih hidup dan menetap di New York. Ia ditangkap dan diadili pada 1975 setelah mengikuti misa di gereja di New Jersey. Frank dijatuhi hukuman penjara 70 tahun. Namun, karena jasanya membongkar keterlibatan aparat dalam dunia narkotik, ia dibebaskan pada 1981. Tiga tahun kemudian, ia kembali ditangkap karena pelanggaran pembebasan bersyarat dan masalah narkotik dan baru bebas pada 1991. Universal Studio dan Imagine Entertainment membeli kisah Frank dari majalah New York pada 2000. Wartawan Mark Jacobson, si penulis berita, adalah orang pertama yang mengangkat kisah dan mewawancarai Frank langsung. "Saya ingin menjadi kaya, sekaya Donald Trump. Saya melakukannya," ujarnya dalam wawancara itu. Proses produksi film itu sudah dimulai pada 2002, ketika penulis skenario Steven Zaillian menyelesaikan skrip 170 halaman. Sejak awal, Universal sudah bekerja sama dengan beberapa sutradara untuk memproduksinya, tapi selalu gagal. Awalnya Universal bernegosiasi dengan Brian De Palma sebagai sutradara, tapi batal. Selanjutnya Universal mencoba Antoine Fuqua yang menginginkan syuting di Kanada, bukan New York, untuk menekan biaya produksi. Akibat ketidakcocokan lainnya, Fuqua dipecat pada 1 Oktober 2004. Setelah itu masih ada nama Peter Berg dan Terry George. Baru pada Februari 2006, Ridley Scott ditunjuk secara resmi. Film yang menghabiskan US$ 93 juta (Rp 880 miliar) ini diprediksi bakal sukses meraih Oscar, termasuk kemungkinan penghargaan Academy Award untuk sutradara terbaik. Sejak pemutarannya awal November lalu hingga minggu pertama 2008, film ini berhasil meraup US$ 192 juta (Rp 1,8 triliun). TITO SIANIPARJudul: American Gangster Sutradara: Ridley Scott Produser: Brian Grazer, Ridley Scott Penulis: Steve Zaillian Pemain: Denzel Washington, Russel Crowe, Josh Brolin, Cuba Gooding Jr, Lymari Nadal Genre: drama Durasi: 157 menit Distribusi: Universal Studios

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.