Rabu, 19 Desember 2018

Kiat Promotor BlackPink Hindari Rusuh Penonton Saat Konser

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Di balik proses pembuatan 12.12 Birthday Sale TVC Blackpink. SHOPEE Indonesia di Youtube

    Di balik proses pembuatan 12.12 Birthday Sale TVC Blackpink. SHOPEE Indonesia di Youtube

    TEMPO.CO, JakartaBlackPink siap mengunjungi penggemarnya (Blink) di Indonesia, dalam rangkaian tur konser dunia perdana mereka bertajuk 2019 World Tour Blackpink In Your Area. Grup asuhan YG Entertainment ini akan menggelar konser mereka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 20 Januari 2019 mendatang.

    Dalam konser BlackPink, pihak promotor yakni IME Indonesia menargetkan 8.000 penonton dapat menikmati konser ini. Karena jumlah penonton yang tidak sedikit, IME Indonesia mempersiapkan upaya untuk mencegah kerusuhan yang bisa saja terjadi saat konser, seperti menambah staf dan membuat section penonton lebih kecil.

    "Antisipasi kita sih sejauh ini menyesuaikan lebih banyak lagi staff yang bisa mengatur (penggemar Blackpink). Kemudian section-nya kita bikin agak kecil, kotak-kotak kan, kalau sampai amit-amit mereka dorong-dorongan, kita masih bisa push them back," ujar Samantha Christie Project Manager IME Indonesia di Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat, 4 Desember 2018.

    Yang tidak kalah penting, pihak promotor BlackPink juga akan mengerahkan personel keamanan. Namun, Samantha belum dapat memastikan jumlah personel yang akan ditugaskan untuk menertibkan acara.

    Baca: Penampilan Personel BlackPink dengan Empat Karakter Berbeda

    "Pengamanan kita pasti akan menyesuaikan dengan jumlah tiket yang terjual. Kalau untuk sekarang belum bisa pastikan berapa banyak karena penjualan tiketnya kan belum nih. Mungkin kalau kita sudah tahu berapa tiket yang dijual baru bisa ditentukan," ucap Samantha.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Pemilih Tetap Tahap Kedua untuk Pilpres 2019

    Komisi Pemilihan Umum atau KPU akhirnya mengumumkan perbaikan Daftar Pemilih Tetap tahap kedua pada 15 Desember 2018 untuk Pilpres 2019.