Bukan Kata Maaf, Ini Permintaan Billy Syahputra ke Kriss Hatta

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Billy Syahputra dan Hilda Vitria Khan. Tabloidbintang.com

    Billy Syahputra dan Hilda Vitria Khan. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Billy Syahputra mengaku tak butuh permohonan maaf dari Kriss Hatta atas pernyataan yang dinilai telah mencemarkan nama baiknya dan menjurus pada fitnah. Apalagi, selama ini Billy mengaku sudah memberi kesempatan itu.

    "Itu minta maaf sama gue enggak perlu. Cuma gue minta lu minta maaf sama orang yang sudah lu fitnah, yang udah lu injek-injek harkat dan martabatnya. Kan Hilda punya keluarga, punya orang tua," kata Billy Syahputra di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Rabu, 28 November 2018.

    Menurut Billy Syahputra, yang ada Kriss Hatta justru terkesan menantang. Oleh karena itu Billy mengambil tindakan dengan melaporkan Kriss Hatta ke polisi, atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

    "Dia bilang katanya Hilda anak nggak bener, dia bilang katanya dia nikah sama Hilda ternyata buku yang dia pergunakan adalah buku palsu. Dan memang terbukti dia ini sudah sebagai tersangka, sudah menggunakan data-data palsu," ujar Billy Syahputra.Billy Syahputra dan Hilda Vitria. Tabloidbintang.com

    Fahmi Bachmid, kuasa hukum Billy Syahputra mengatakan, laporan ini menjadi buntut dari tantangan yang terus dilontarkan Kriss Hatta. Ditambah lagi, sebelumnya Kirss telah melaporkan Billy dengan tuduhan pencemaran nama baik dan perzinahan.

    Baca: Billy Syahputra Laporkan Kriss Hatta ke Polda Metro Jaya

    "Kita harus bertindak juga kan. Sebelumnya Billy dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik, perzinahan. Billy sabar biar Allah aja yang balas. Tapi dengan berjalannya waktu ini kok semakin lama semakin aneh pihak sana. Akhirnya Billy harus bertindak, gitu sih," kata Fahmi Bachmid.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.