Syahrini Tulis Cintaku Kandas, Netizen Singgung Reino Barack

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrini. tabloidbintang.com

    Syahrini. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Unggahan terbaru Syahrini di Instagram pribadinya mencuri perhatian netizen. Sepintas,  tidak ada yang aneh dengan unggahan tersebut. Pelantun Sesuatu ini hanya memperlihatkan potret dirinya yang berpose memalingkan wajahnya dari arah kamera.

    Dengan rambut sebahu, Syahrini yang biasa tampil glamor tampak sederhana dengan atasan lengan panjang dan celana hitam. Selain itu, tak terlihat riasan tebal di wajahnya, penyanyi berusia 36 tahun ini terlihat hanya menyapukan riasan tipis.

    Namun yang menarik perhatian adalah keterangan foto yang ditulis Syahrini. Pasalnya, Syahrini menuliskan kalimat, "Cintaku Kandas."

    Unggahan ini pun ramai dikomentari netizen. Tak sedikit dari mereka yang mengkaitkan dengan nama Reino Barack. Seperti diketahui, Reino santer diberitakan menjalin hubungan dengan Syahrini usai jalinan cintanya bersama Luna Maya kandas.

    "Kandas gmn ncesss? Kan cinta nya baru bergeloraaaah membaraaa, hempas hempas manjaaa perasaan galau ituh iyakhaaan, cukup menatap wajah pangeran @reinobarack bergandengan tangan bersamah melangkah manja maju maju syantik menuju gerbang pernikahan," komentar salah satu netizen.

    "Yang cinta kandas itu @lunamaya Kalau @princessyahrini Nya lagi bersemi ada babang @reinobarack Yaaa khaaann permisaa," timpal netizen lainnya.

    Baca: Instagram Syahrini Dibanjiri Pertanyaan Soal Reino Barack

    Sayangnya, belum diketahui secara pasti maksud dari tulisan Syahrini tersebut. Adapula netizen yang mengartikan status yang dituliskan Syahrini itu sebagai judul lagu terbaru yang akan dirilisnya.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.