90 Tahun Mickey Mouse, Ada Pamerannya di New York

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karakter kartun Minnie dan Mickey Mouse, bersama dengan penyanyi Katy Perry saat menghadiri acara Minnie mendapatkan Hollywood Walk of Fame di Los Angeles, 22 Januari 2018. Mickey mendapat bintang di Hollywood Boulevard pada 1978. Richard Shotwell/Invision/AP

    Karakter kartun Minnie dan Mickey Mouse, bersama dengan penyanyi Katy Perry saat menghadiri acara Minnie mendapatkan Hollywood Walk of Fame di Los Angeles, 22 Januari 2018. Mickey mendapat bintang di Hollywood Boulevard pada 1978. Richard Shotwell/Invision/AP

    TEMPO.CO, JakartaMickey Mouse, gagasan kartunis Walt Disney yang akhirnya menjadi simbol kerajaan hiburan global, merayakan ulang tahunnya yang ke-90 pada Ahad, 18 November 2018 waktu Amerika Serikat.

    Hewan pengerat ikonik, dengan siluetnya yang mudah dikenali hanya terdiri dari lingkaran besar dan dua lingkaran kecil untuk telinga itu, meluncurkan karier seluloidnya di “Steamboat Willie,” di Colony Theatre New York, AS, pada 18 November 1928.

    Dalam kartun berdurasi 8 menit, hitam-putih, Mickey mengemudikan steamboat dan menghibur penumpangnya, Minnie Mouse, dengan membuat alat musik dari kandang kuda di atas kapal, menurut IMDB.com.

    Mickey Mouse, yang disebut Walt Disney Co. sebagai duta globalnya, juga membintangi film animasi terkenal, "Fantasia," dari Disney, dan akan meluncurkan waralaba dengan "The Mickey Mouse Club", serial televisi 1950-an yang menjadi favorit anak-anak dan boom di Amerika.

    Simbok ikonik itu mulai muncul di t-shirt, kotak makan siang dan jam tangan, dan telinga tikus yang masih dikenakan oleh anak-anak yang mengunjungi taman hiburan Disney hingga hari ini.

    Baca: Disney Live!, Ketika Mickey Mouse Mencari Bakat

    Untuk menandai ulang tahunnya, Disney membuka pameran seni Mickey Mouse seluas 16.000 m2 di Manhattan, New York, yang disebut "Mickey: The True Original Exhibition," yang menampilkan karya seni asli. Pameran berlangsung hingga 10 Februari 2019.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.