Luruskan Kabar Negatif, Billy Syahputra Buat Akun Youtube

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Billy Syahputra dan Hilda Vitria. Tabloidbintang.com

    Billy Syahputra dan Hilda Vitria. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak hubungan asmaranya dengan Hilda Vitria Khan menuai kontroversi, Billy Syahputra kerap menjadi sasaran bully netizen. Tak hanya itu, banyak juga beredar kabar tak sedap ditujukan kepadanya dan seng kekasih.

    Untuk menepis dan meluruskan kabar negatif yang ditujukan kepadanya, Billy Syahputra membuat kanal YouTube bernama Bilsky TV.

    "(Kanal YouTube tersebut untuk) menjelaskan titik permasalahan, meluruskan apa yang sudah terjadi karena kan banyak banget berita-berita di luar sana yang tidak mengenakkan di telinga Billy, yang tidak sesuai dengan fakta. Makanya Billy bikin vlog Bilsky TV untuk meluruskan permasalahan yang ada," kata Billy Syahputra di Studio Trans TV, Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Jumat, 16 November 2018.

    Adik kandung almarhum Olga Syahputra itu pun menyebutkan beberapa gosip yang membuatnya merasa terganggu.Billy Syahputra dan Hilda Vitria Khan. Tabloidbintang.com

    "Karena banyak berita di luar katanya Billy nikah siri, Billy punya anak, dibilang katanya Billy bangkrut, Billy rebut bini orang, itu sudah dijelaskan semua, dan Billy tangkis memang tidak terbukti apa yang sebenarnya terjadi," tutur Billy Syahputra.

    Selain itu, ada juga konten ungkapan hati Billy Syahputra tentang perasaan dan tanggapan orang tuanya tentang kasus yang saat ini tengah dialaminya.

    Baca: Butuh Uang, Billy Syahputra Jual Mobil yang Baru Dipakai 4 Bulan

    "Karena memang Billy tidak pernah menikah, tidak pernah punya anak, tidak pernah mengambil hak yang bukan punya Billy atau bisa dibilang perebut istri orang, gitu sih," kata Billy Syahputra.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.