Hingga 2021, Belasan Novel Risa Saraswati Akan Difilmkan

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Risa Saraswati. (TEMPO/ANWAR SISWADI)

    Risa Saraswati. (TEMPO/ANWAR SISWADI)

    TEMPO.CO, Bandung -Novel apa pun yang ditulis Risa Saraswati, bakal difilmkan sampai 2021. Kontrak itu dijalin Risa bersama sebuah rumah produksi di Jakarta. Dari 16 judul novelnya sekarang, enam kisah diantaranya telah diadaptasi ke layar lebar.

    Sejak menulis buku Danur hingga Sandekala yang medio November ini diluncurkan di Bandung, total ada 16 judul novel karyanya. Mayoritas bertema tentang hantu dan horor, segelintir di luar tema itu dan fiksi. "Film terbaru yang akan tayang berjudul Silam," kata Risa kepada Tempo di Bandung, Kamis, 15 November 2018.

    Belasan karya bukunya telah dikontrak untuk diadaptasi ceritanya menjadi film layar lebar hingga dua atau tiga tahun ke depan. "Nggak dikontrak per buku, tapi kalau ada karya sampai 2021 akan difilmkan. Ada kemungkinan (buku) yang tidak difilmkan ada beberapa," ujarnya.

    Adaptasi cerita pada beberapa buku yang telah tayang di bioskop itu berjudul Danur, Danur 2: Maddah, Rasuk, film drama Ananta Prahadi, dan Asih. Kabar yang diketahuinya, setiap tahun akan keluar dua film adaptasi novelnya.

    "Kalau secara proses penggarapan ke film, saya nggak terlibat, kasih lisensi buku doang," ujar Risa yang juga pegawai negeri di sebuah instansi pemerintah di Bandung itu.

    Cerita film horor dan drama dari bukunya tidak utuh persis. Risa membebaskan tim produksi film memilih cerita untuk dikembangkan. "Ya susah juga sih karena kebanyakan novel saya isinya kayak kumpulan cerpen. Mereka ambil satu yang kuat baru jadi film," ujarnya.Salah satu adegan film Danur 2: Maddah. (Foto: Dok. MD Pictures/tabloidbintang.com)

    Pilihan seperti itu buatnya tidak masalah. Tapi pembaca bukunya kerap bertanya, kenapa yang difilmkan tidak utuh sebuku. "Buat saya sih nggak masalah ya karena buku dan film berbeda. Saya selalu menegaskan, kok beda, kok nggak semua, kalau mau begitu beli saja novelnya," kata Risa.

    Baca: Novel Baru Risa Saraswati Sandekala Ludes, Ini Bocoran Kisahnya

    Jika seluruh isi bukunya difilmkan, durasi tayangnya diperkirakan bisa selama 3-4 jam. Sejauh ini, kata Risa, pengaruh film ke oplah novel besar sekali. "Mereka yang penasaran dengan cerita aslinya pasti beli novel," kata Risa Saraswati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.