Manajer Jadi Vokalis, Payung Teduh Tampil Dengan Formasi Baru

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Payung Teduh. instagram.com/payungteduhofficial

    Payung Teduh. instagram.com/payungteduhofficial

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada hal berbeda saat band Payung Teduh membawakan single terbaru Sebuah Lagu, yang merupakan bagian dari original soundtrack film Disney, Wreck-It-Ralph 2. Lagu yang diciptakan Alejandro Saksame itu menceritakan kisah persahabatan Ralph dan Vanellope Von Schweetz, dua tokoh utama dalam film tersebut.

    Marsha Ditia, yang tak lain adalah personal manajer Payung Teduh mengisi posisi vokal yang pernah menjadi tempat Mohammad Istiqamah Djamad (Is) dan sempat diisi Ivan Penywn.

    Munculnya sosok Marsha ini menghadirkan pertanyaan apakah ke depannya ia akan mengisi posisi vokal Payung Teduh?

    "Marsha sudah beberapa kali ikut manggung dan bawakan beberapa lagu Payung Teduh yang dibawakan oleh perempuan," ucap Aziz Kariko atau Comi, pemain kontrabass Payung Teduh, Kamis 16 November 2018. Untuk beberapa lagu, Marsha akan bantu mengisi vokal atau backing vokal dan akan selalu seperti itu toh dia sudah sama kita 10 tahun," lanjutnya.

    Drummer Payung Teduh, Alejandro Saksame menambahkan kesempatan ini boleh dibilang jadi momen Marsha kembali bernyanyi. "Marsha sudah lama enggak nyanyi, mau enggak mau harus mengerti sama kondisi dia yang enggak terlatih," tutur Ale. Namun menurut Comi personel Payung Teduh melihat ada potensi besar dari sosok Marsha dengan kemampuan vokal yang dimilikinya. 

    Awal Agustus, Payung Teduh juga sempat merilis Lagu Duka dengan Ivan Penwyn yang turut mengisi vokal. Sebelumnya, setelah sempat ditinggal Is dan Comi, Ivan dengan Ale sempat merilis lagu berjudul Diam dengan nuansa keroncong cukup kental. Dalam lagu tersebut vokal diisi Citra Nur Hasanah, salah satu penyanyi dari Teater Pagupon. Saat itu sempat hadir dugaan kalau Citra akan berlanjut mengisi posisi vokal dalam band tersebut.

    Di album ketiga Payung Teduh, yang saat itu masih bersama Muhammad Istiqamah Djamad atau Is, ada dua buah lagu yang melibatkan seorang penyanyi perempuan bernama Ichamalia untuk berduet bersama Is.

    Baca: Peluncuran Album Ketiga, Payung Teduh Libatkan Suara Perempuan

    Payung Teduh berdiri pada 2007. Awalnya, band indie ini merupakan pemusik Teater Pagupon FIB UI, yang kemudian melanjutkan keinginan sederhana untuk terus bermusik. Band ini terdiri atas Is (vokal dan gitar), Comi (kontrabas), Cito (drum dan perkusi), dan Ivan (guitalele, terompet, dan back vocal). Usai rilis album ketiga, Is mundur sebagai vokalis Payung Teduh karena beberapa alasan. Ada perbedaan visi antara Is dan Payung Teduh. Kemudian domisili Is yang kini tinggal di Makassar juga mempengaruhi keputusannya tersebut.

    ANTARA | AISHA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.