Bawakan Lagu Tanpa Izin, Jerinx Superman Is Dead Tegur Via Vallen

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penabuh drum Superman Is Dead Jerinx (tengah) bersama para Outsider saat sesi pengambilan gambar untuk video klip Batas Cahaya di Taman Baca Kesiman, Denpasar, Selasa, 20 Maret 2018/BRAM SETIAWAN

    Penabuh drum Superman Is Dead Jerinx (tengah) bersama para Outsider saat sesi pengambilan gambar untuk video klip Batas Cahaya di Taman Baca Kesiman, Denpasar, Selasa, 20 Maret 2018/BRAM SETIAWAN

    TEMPO.CO, Jakarta -Jerinx Superman Is Dead (SID) memberi teguran secara tertulis pada Via Vallen melalui akun Instagramnya. Drummer SID ini, mengungkapkan kekesalannya pada Via Vallen terkait lagu "Sunset di Tanah Anarki" yang sering dibawakan oleh penyanyi dangdut tersebut secara komersil tanpa meminta izin dari pemilik aslinya.

    Jerinx mengungkapkan alasannya mengapa setelah sekian lama ia baru mempermasalahkan hal tersebut. Sebab menurutnya, sebentar lagi SID akan merilis album yang kemungkinan besar akan "dicuri" lagi oleh Via Vallen.

    "Mungkin banyak pertanyaan. Kenapa baru sekarang saya sentil VV? Simpel. Karena album SID yg baru saja rilis ini penuh akan lagu potensial yg sangat mungkin dijadikan versi dangdut/koplo nya. Dan jika kami diamkan, bisa jadi VV, atau penyanyi semacam dia akan melakukannya lagi; memperkaya diri memakai karya orang lain sekaligus membunuh ruh dari karya tersebut. OK 2013, lagu Sunset di Tanah Anarki kami ikhlaskan, mindset kami saat itu cukup naif; anggap saja membantu struggling musician. Sampai dia bikin DVD segala, dikomersilkan, rapopo," tulis Jerinx sebagaimana dikutip pada Minggu.

    "Nah, kekesalan ini muncul setelah melihat transformasi seorang VV. Di mana posisinya saat ini, VV harusnya sudah belajar jadi manusia, jangan bisanya hanya mengambil saja. Selama ini nyanyi SDTA ribuan kali, lirik lagu kami ga ada artinya bagi dia? Sete|ah sukses, apa yg kamu bisa Iakukan utk mengapresiasi karya yg membawamu ke tempat yg lebih baik? Dengan followers berjuta, minimal berkontribusilah utk gerakan melawan lupa, atau pelurusan sejarah 65, perjuangan Kendeng, dll, ada banyak sekali hal yg bisa VV Iakukan tanpa harus keluar duit," lanjutnya.

    Jerinx merasa jika ulah Via Vallen telah merendahkan SID. Ia tidak habis pikir, bagaimana bisa penyanyi sekelas Via Vallen melakukan hal tersebut.

    "SID sudah pasti akan bangga jika VV, atau siapa pun yang hidup dari karya SID, memanfaatkan fame-nya untuk cinta yang lebih besar. Bukan hanya untuk memperkaya diri dan keluarganya. Ini yang membuat saya marah. Selama ini nyanyi SDTA apa ya yang ada di dalam kepalanya? Lagu ini pesannya besar, sungguh humanis, pun disampaikan dengan lirik dan video klip yg sangat literal. Wajar saya merasa mereka dengan sadar merendahkan substansi Iagu ini atas nama popularitas semata. Itu sangat manipulatif dan menjijikkan," kata Jerinx.

    "Saya enggak akan nuntut nominal apapun dari VV atau penyanyi lain yang pernah/masih hidup atas karya SID. Hanya berharap kalian lebih bijak ketika berurusan dengan musik kami. SID bukan cuma band. Kami lebih besar dari hiburan. Uang, fame, rupa, bukanlah segalanya, ada hal yg Iebih tinggi bernama INTEGRITAS," tegas Jerinx Superman Is Dead.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.