Ketika Anak Mariah Carey Mengejar-ngejar Kodok di Bandara

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mariah Carey bersama dua anaknya. Instagram

    Mariah Carey bersama dua anaknya. Instagram

    TEMPO.CO, Yogyakarta -Kedatangan diva lagu pop dunia Mariah Carey dan rombongan sempat membuat khawatir  penyelenggara konser. Sebab, saat pesawat pribadi tiba di Bandar Udara (Bandara) Adisutjipto, Ahad, 4 November 2018 pukul 01.20 WIB, selama tiga puluh menit mereka belum keluar dari pesawat. Suasana Bandara sangat sepi.

    Memang jam itu di luar jam operasional bandara yang hanya sampai pukul 24.00 WIB. Setelah keluar dari pesawat ternyata kedua anak Mariah justru menenteramkan suasana.

    “Anaknya, begitu turun dari pesawat melihat katak lompat-lompat, dikejar. Keluarganya sibuk membantu mengejar dan menangkapnya. Itu mencairkan suasana,” kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono, selaku promotor Borobudur Symphony 2018, saat jumpa pers di Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin, 5 November 2018.

    Promotor bersama beberapa orang perwakilan panitia sempat khawatir dengan situasi itu. Sempat muncul pertanyaan kenapa Mariah Carey dan rombongan cukup lama untuk turun dari dalam pesawat pribadinya.Mariah Carey bersama dua anaknya. Instagram

    Saat anak kembarnya yaitu Morrocan Scott Cannon dan Monroe Cannon mengejar kodok itulah, kata Edy, suasana berubah sangat hangat dan cair. Ia menyebut Mariah Carey merasa di negara nya sendiri.

    “Ia merasa in home, merasa seperti di tempatnya setelah melihat anaknya bisa berekspresi santai di bandara," ungkap Edy.

    Edy lalu menceritakan suasana yang semakin cair. Sebab Mariah Carey sempat mengajak bermain tebak-tebakan bersama timnya dan promotor sambil menunggu proses administrasi keimigrasian.

    “Mariah Carey juga bersenandung yang menjadikan suasana dini hari itu semakin rileks,” kata dia.

    Edy menambahkan, penyanyi ini sangat berterimakasih kepada yang menyambut dengan hangat. Mariah merasa sedang dan rileks.Penampilan Mariah Carey dalam Festival Musik iHeartRadio di T-Mobile Arena di Las Vegas, Nevada, AS, 21 September 2018. REUTERS/Steve Marcus

    CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi sebagai Event Consultant pergelaran musik ini mengatakan, Mariah Carey merupakan diva musik dunia yang memiliki banyak sekali prestasi di bidang music. Penyanyi berusia 48 tahun tersebut sempat meraih 5 Grammy Awards, 21 World Music Awards, 21 American Music Awards, dan 32 Billboard Music Awards.

    Baca: Mariah Carey Konser di Candi Borobudur Tanpa Penyanyi Pembuka

    “Saya merasa sangat beruntung bisa tampil di banyak tempat spesial di seluruh dunia. Sungguh ini menjadi sebuah kehormatan bagi saya bisa diberi kesempatan untuk tampil di salah satu Candi Buddha terbesar di dunia. Dan saya sudah tidak sabar untuk bisa tampil besok,” kata Mariah Carey kepada pihak promotor saat dirinya baru tiba di Yogyakarta.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.