Selasa, 20 November 2018

Gelar Konser, Mariah Carey Minta Kamar Bernuansa Hitam

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan Mariah Carey saat konser di tahun 2015. People.com

    Penampilan Mariah Carey saat konser di tahun 2015. People.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Diva lagu pop dunia, Mariah Carey akan melakukan konser di kawasan Candi Borobudur,  Selasa malam, 6 November 2018. Ia menginap di Hotel Tentrem Yogyakarta dan minta kamar bernuansa hitam dan dihiasi kerlap-kerlip (blink-blink).

     “Handuk juga minta yang hitam,” kata Bakkar Wibowo, Creative Director Borobudur Symphony 2018, di Hotel Tentrem Yogyakarta,  Senin, 5 November 2018.

    Pihak pengundang hanya menyiapkan peralatan yang diminta oleh Mariah. Untuk menghias dan penataan kamar dilakukan oleh kru yang dibawa dari Amerika Serikat.

    Selain itu, ia juga membawa 51 kru untuk big band yang mengiringinya menyanyi selama satu jam tiga puluh menit. Pihak promotor juga sudah menyiapkan barang-barang untuk kedua anak Mariah Carey.

    Yaitu blangkon, rok batik, baju batik,  beskap, sandal selop. Tak lupa, mainan anak-anak tradisional khas Yogya  juga diberikan. Yaitu othok-othok, seruling bambu seperti bunyi-bunyian burung dan mainan ayam-ayaman,  mainan tradisional yang kemungkinan tidak ada di negara asal diva ini.

    Baca: Tiba di Yogyakarta, Mariah Carey Minta Blangkon untuk Anaknya

    Kedua anak kembar Mariah Carey ikut dalam rombongan penyanyi ini. Anaknya kembar lelaki dan perempuan. Yaitu Morrocan Scott Cannon dan Monroe Cannon,  buah hati saat bersama  Nick Cannon. Hotel Tentrem merupakan hotel bintang lima yang beberapa tahun lalu digunakan oleh Barack Obama, mantan Presiden Amerika Serikat untuk menginap.  Salah satu hotel bintang lima di Yogyakarta yang sering digunakan oleh para pejabat dan selebritas menginap. “Tidak ada permintaan yang aneh-aneh dari pihaknya, Mariah sangat peduli dengan budaya lokal di mana dia akan pentas,” kata Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication sebagai promotor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.