Rini Yulianti Melahirkan Anak Pertama Setelah 4 Tahun Menunggu

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rini Yulianti. Tabloidbintang.com

    Rini Yulianti. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rini Yulianti kini tengah berbahagia. Setelah menanti selama 4 tahun, adik dari Ririn Ekawati ini akhirnya melahirkan anak pertamanya.

    Kabar bahagia ini diketahui dari foto yang dibagikan Rini Yulianti di Instagramnya, Sabtu, 3 November 2018. Di postingannya, istri Michael Andrew Ha ini memamerkan foto bayinya yang berjenis kelamin laki-laki.

    Rini Yulianti dan suaminya memberi nama Xavier Young Min Ha untuk putranya yang lahir tepat pukul 15.16 WIB. "Alhamdulillah telah lahir Putra pertama kami: 'Xavier Young Min Ha' Saturday, Nov 3rd 2018 15:16 WIB. With Love, Michael & Rini," tulis Rini Yulianti di keterangan fotonya.

    Tak hanya itu, pemain film Bebek Belur itu diunggahan lainnya memperlihatkan momen saat dirinya masih terbaring di meja operasi. Rini Yulianti ditemani suaminya yang menggenakan pakaian serba hijau sambil menggendong putranya.Rini Yulianti melahirkan anak pertama. Instagram

    Rini pun nampaknya tak sabar menantikan petualangannya bersama keluarga kecilnya. "Today is the day our family adventure begins. Alhamdulillah," kata Rini Yulianti.

    Postingan ini pun dibanjiri komentar netizen dan rekan sesama artis. Banyak dari mereka memberikan ucapan selamat dan doa untuk Rini Yulianti dan keluarga kecilnya.

    "Selamat sayangku, akhirnya baby boy yg ditunggu2 hadir juga insyaallah jadi anak sholeh kebanggaan keluarga amin yra," komentar Nindy.

    "Alhamdulillah Masya Allah kak rinii dan suami selamat yahhh kak. Sehat sehat ibu dan baby nyaaaa," ujar Natasha Rizky.

    Rini Yulianti dan Michael Andrew Ha menikah pada 8 Juni 2014. Penantian 4 tahun mereka pun terbayar dengan kehadiran Xavier Young Min Ha.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.