Rabu, 21 November 2018

Film Bohemian Rhapsody, Mana Fakta Mana Fiksi?

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adegan personel Queen saat melakukan proses rekaman album dalam film Bohemian Rhapsody. (Twentieth Century Fox Films)

    Adegan personel Queen saat melakukan proses rekaman album dalam film Bohemian Rhapsody. (Twentieth Century Fox Films)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lagu-lagu legendaris Queen menembus zaman tak henti di era 70-80-an saja. Hingga kini We Are The Champions, Love of My Life, Under Pressure, dan Bohemian Rhapsody misalnya, masih dikenal generasi milenial yang mungkin baru mengenal band tersebut setelah vokalisnya, Freddie Mercury meninggal pada 24 November 1991.

    Selain lagu-lagunya, Queen begitu erat dengan sosok Freddie Mercury, pemilik mahkota band tersebut. AIDS menggerogoti tubuh Freddie yang atletis. Merontokkan kekebalan tubuhnya sehingga radang paru yang diidapnya makin parah dan mematikan.

    Kehidupan Freddie Mercury di masa emas Queen dan juga titik tolak kerapuhannya melawan AIDS dikemas dalam film Bohemian Rhapsody garapan sutradara Bryan Singer dan naskah yang ditulis Anthony McCarten (The Theory of Everything).

    Lewat film ini setidaknya para penggemar atau siapapun bisa mendapat gambaran besar kehidupan sosok Freddie Mercury dalam band dan kehidupan personalnya. Film ini juga menunjukkan beberapa bagian soal bagaimana ketukan nada Queen yang rumit dan liriknya yang tidak begitu familiar tercipta, kisah Queen melahirkan lagu-lagunya yang kemudian melegenda.

    Sebagai film tentunya kisah biopik tak sepenuhnya menyajikan fakta. Layaknya Freddie dan kawan-kawan menyanyikan lirik "Is this the real life? Is this just fantasy?" dalam Bohemian Rhapsody. Berikut kami sajikan bagian yang benar-benar terjadi dan juga tambahan kisah fiksi dalam Bohemian Rhapsody.

    Konser Megah Live Aid 1985

    Adegan personel Queen saat mengisi acara musik amal terbesar Live Aid di Wembley Stadium tahun 1985. (Twentieth Century Fox Films)

    Ini menjadi momen penting berkumpulnya kembali Queen setelah sekian lama tercerai berai lantaran Freddie Mercury sempat memilih untuk bersolo karier. Live Aid merupakan konser amal dari seluruh musikus dunia untuk Afrika.

    Film ini begitu detail mereka ulang peristiwa bersejarah ini bahkan bias dibandingkan dengan rekaman video yang mudah didapat di Youtube. Bagaimana busana yang dipakai para personel, detail tumpukan gelas dan minuman di atas piano. Suasana di area panggung, para fotografer yang ada diposisi tepat menggantung di depan panggung, serta keriuhan penonton yang merindukan Queen.

    Terciptanya Lagu Bohemian Rhapsody

    Cuplikan trailer perdana film Bohemian Rhapsody. Youtube

    Bohemian Rhapsody adalah salah satu lagu istimewa Wueen. Lirik dan notasinya yang dinilai cukup rumit merupakan karya Freddie yang meninginkan ada nuansa opera dalam lagu tersebut.

    Baca: Bohemian Rhapsody, Sepinya Dunia Freddie Mercury

    Film Bohemian Rhapsody menggambarkan seperti apa proses pembuatan lagu tersebut. Lagu yang sempat ditolak produser rekaman lantaran durasinya yang panjang dan betapa kerasnya Freddie beserta tiga personel lainnya untuk tetap menempatkan lagu tersebut menjadi single pertama di album mereka. Ada peristiwa dalam adegan film ini yang mendapat sentuhan fiksi agar ada nuansa dramatis. Kamu bias saksikan sendiri adegan yang bias mengundang tawa di bioskop.

    Freddie Mercury yang Gemulai

    Rami Malek memerankan Freddie Mercury dalam biopik Bohemian Rhapsody (20th Century Fox)

    Rami Malek sebagai pemeran Freddie Mercury tampil mengesankan lantaran berhasil menghidupkan sosok Freddie yang gemulai, lincah, sekaligus penuh energi setiap kali tampil di atas panggung. Detail gerakan dan ekspresinya boleh dibilang nyaris serupa dengan apa yang kerap dilakukan Freddie kala beraksi. Dan tak lupa lentiknya jari Freddie kala menyentuh tuts-tuts piano, Rami Malek melakukan semua gerak dan gaya Freddie mendekati sempurna. Di puncak ketenarannya, Freddie Mercury terjebak dalam hingar bingar malam penuh pesta, obatan-obatan, minuman keras, dan seks bebas, sekali lagi Rami Malek sukses menampilkan ekspresi kesepian dan ketakutan yang dialami Freddie kala itu.

    Baca: Sing Along di Bioskop, Ini Lagu Queen di Film Bohemian Rhapsody

    Melibatkan Personel Queen Asli

    Dua personel Queen terlibat sebagai produser dalam film Bohemian Rhapsody

    Usai Freddie Mercury meninggal, Queen seakan kehilangan mahkota keanggunannya. Deacon mundur, ia cukup terpukul atas kematian kawannya tersebut. Tersisa Brian May dan Roger Taylor yang terus menghidupkan band ini hingga sekarang. Kedua orang ini ambil andil sebagai produser dalam Bohemian Rhapsody. Perjalanan band, penciptaan lagu-lagu, karakter tokoh berada di bawah supervisi mereka. Brian May bahkan sempat melatih Gwilym Lee langsung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.