Jadi Gadis SMA di Film Terbaru, Nikita Willy: Masih Cocok ya?

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nikita Willy. tabloidbintang.com

    Nikita Willy. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Nikita Willy siap kembali menunjukkan aktingnya di layar lebar. Nikita bermain di film Terlalu Tampan, yang diadaptasi dari komik karya Muhammad Ahmes Avisiena Helvin.

    Amanda, karakter yang diperankan Nikita Willy, merupakan gadis SMA yang sangat populer di sekolahnya. Oleh teman-temannya, Amanda yang centil juga dikenal sebagai si Terlalu Cantik.

    "Si Kulin (karakter utama) sebel banget kalau dia tampan, karena nggak bisa bebas. Kalau Amanda senang banget dia cantik, soalnya dia bisa kayak pergunakan kecantikannya buat macam-macam," ungkap Nikita Willy, di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Kamis, 25 Oktober 2018.

    Berperan sebagai siswi SMA tentu jadi tantangan tersendiri bagi Nikita Willy, yang sudah berusia 24 tahun. Sempat ada rasa kurang percaya diri, namun pihak Visinema berhasil meyakinkannya untuk menerima peran ini.Nikita Willy. Tabloidbintang.com

    "Memang masih cocok ya (jadi siswi SMA)? Mereka bilang, 'masih cocok dan muka kamu tuh komik banget, kartun banget gitu'. Ok aku percaya sama mereka," tutur Nikita Willy.

    Setelah dijalani, Nikita Willy bisa menikmati perannya. Nikita bahkan sangat antusias, karena Amanda sangat berbeda dari karakter-karakter yang biasa dilakoninya di sinetron.

    "Mungkin orang-orang tahu aku dapatnya nangis-nangis lagi, di sini beda gitu. Jadi senang banget aja," ujar Nikita Willy.

    Baca: Nikita Willy Makin Sukses, Begini Penampakan Rumah Mewahnya

    Selain Nikita Willy, film Terlalu Tampan juga dibintangi Ari Irham, Rachel Amanda, Calvin Jeremy, Tarra Budiman, dan Marcelino Lefrandt. Film ini rencananya tayang awal 2019 mendatang.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.