Rabu, 21 November 2018

Emil Dardak Puji Sosok Mertua, Jago Foto Gemar Memotret Para Cucu

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emil Dardak, calon wakil gubernur Jawa Timur beserta istri, Arumi Bachsin menunjukkan jari setelah mencoblos di TPS 05, Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, saat Pilkada Serentak 2018. TEMPO | Hari Tri

    Emil Dardak, calon wakil gubernur Jawa Timur beserta istri, Arumi Bachsin menunjukkan jari setelah mencoblos di TPS 05, Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, saat Pilkada Serentak 2018. TEMPO | Hari Tri

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengenang sosok almarhum mertuanya, Aries Aliruddin Bachsin, Emil Dardak memujinya sebagai pribadi yang menyenangkan. Emil mengaku senang berbicara dengan ayah Arumi Bachsin yang dinilainya memiliki pola pikir dan cara pandang menarik.

    “Dia kan arsitek, menyukai hal-hal yang berbau seni. Ketika membicakan masalah macam-macam, pola pandangnya cukup menarik,” tutur Emil Dardak saat ditemui di TPU Kebon Nanas, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018. 

    Emil juga menyebut ayah Arumi Bachsin sangat menyukai dunia fotografi. Anak-anaknya pun senang difoto oleh Aries Aliruddin Bachsin. “Dia juga suka fotografi. Anak-anak saya kalau cariin beliau minta difotoin. Kami juga belum bilang, anak-anak enggak tahu (kakeknya meninggal),” ucap Emil Dardak.

    Kematian ayah Arumi Bachsin bisa dibilang mendadak. Karena sebelumnya dia masih dalam keadaan sehat dan sempat menjalani meeting. Setelah itu Aries kemudian makan bareng dengan salah satu sahabatnya.

    Baca: Ayah Arumi Bachsin Meninggal, Sempat Kejang Tak Sadarkan Diri

    Siapa sangka tak lama setelah makan, ayah Arumi Bachsin muntah dan kejang-kejang hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Tak lama kemudian jantung Aries berhenti berdetak. Dokter menduga Aries meningal akibat mengalami serangan jantung.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.