Nicki Minaj Digugat Tracy Chapman, Tuduhan Pelanggaran Hak Cipta

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Nicki Minaj berpose saat tiba dalam acara MTV Video Music Awards di Radio City Music Hall, New York, 21 Agustus 2018. Evan Agostini/Invision/AP

    Penyanyi Nicki Minaj berpose saat tiba dalam acara MTV Video Music Awards di Radio City Music Hall, New York, 21 Agustus 2018. Evan Agostini/Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Dan penulis lagu Tracy Chapman menggugat Nicki Minaj dengan tuduhan pelanggaran hak cipta terkait lagu ciptaannya. Pengacara Chapman memberi tahu Billboard bahwa Minaj menggunakan lirik dan melodi lagu Chapman tahun 1988 berjudul Baby Can I Hold You pada lagu Sorry yang semula ada di album Queen Nicki Minaj.

    Pengacara Chapman, Lee Phillips, sebagaimana dilaporkan CBS dikutip Rabu, mengatakan bahwa tim Minaj beberapa kali meminta lisensi untuk lagu itu, tetapi Chapman menolak permintaan tersebut.

    Phillips mengatakan,"Tracy Chapman sangat melindungi haknya dan dia memiliki hak untuk menolak lisensi ketika diminta."

    Dia bahkan mengatakan bahwa sejauh yang dia tahu, Chapman tidak pernah memberikan izin Nicki untuk menggunakan musiknya. Dalam lagu Sorry, Nicki menggunakan lirik lagu sampul Baby Can I Hold You," kata Phillips.

    Meskipun Sorry akhirnya tidak ada di album Queen, trek itu secara tidak sengaja bocor dan beredar di internet.

    Gugatan itu, yang menyebutkan Minaj dan 10 terdakwa lainnya, menyatakan bahwa pada 11 Agustus, DJ Funkmaster Flex dari New York mengatakan Minaj memberinya trek sebelum dia memainkannya di Hot 97.

    Gugatan itu mengatakan bahwa Minaj "mengabaikan dan sengaja melanggar hak Chapman di bawah Undang-Undang Hak Cipta" setelah tim Chapman tidak akan memberikan Minaj persetujuan untuk menggunakan lagu itu.

    Baca: Nicki Minaj Isyaratkan Dekat dengan Pembalap Lewis Hamilton

    Pada 11 Agustus, hari Flex memainkan lagu di Hot 97, Nicki Minaj men-tweet yang sekarang dihapus, "Sis mengatakan tidak," yang mungkin merujuk pada penolakan Chapman untuk membiarkan Minaj mengambil sampel pekerjaannya. Gugatan itu menyebutkan bahwa meskipun Sorry tidak menggunakan rekaman asli Chapman, tapi (memasukkan) lirik dan melodi vokal dari komposisi, bagian yang paling mudah dikenali dan berkesan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.