Dekatnya Titi Qadarsih dengan Putranya, Mantan Personel Slank

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titi Qadarsih. DOK/TEMPO/Bismo Agung

    Titi Qadarsih. DOK/TEMPO/Bismo Agung

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dan model senior Titi Qadarsih wafat pada Senin, 22 Oktober 2018. Kabar tersebut dibagikan oleh Indra Qadarsih atau Indra Q, putra Titi Qadarsih di akun Instagramnya.

    Semasa hidupnya, Titi Qadarsih terbilang sangat dekat dengan Indra Q yang merupakan mantan personel Slank. Saking dekatnya, dalam wawancara dengan Tabloid Bintang Indonesia pada 2001 lalu, Indra Q menyebut saat tertentu mereka terkoneksi lewat telepati.

    Ambil contoh, satu kali saat Indra Q bersama band BIP menyeberangi sebuah pulau dengan kapal dalam tur keliling Indonesia, tiba-tiba angin bertiup kencang disertai deburan ombak yang besar. Anehnya, Indra Q yang biasanya mudah terserang masuk angin tidak terpengaruh apa-apa. Badannya sehat walafiat. Tapi pagi harinya, dia mendapat kabar dari Jakarta, mamanya masuk angin berat, sampai muntah-muntah segala.''Lucu deh, saya yang kena angin, tapi Mama yang masuk angin,'' kata Indra Q, yang lahir di Jakarta, 1 April 1971 ini.

    Baca: Titi Qadarsih dan Daftar Film yang Pernah Ia Mainkan

    Indra Q sendiri mengaku hubungannya dengan ibunya sangat dekat. ''Sepertinya kita punya kontak batin yang kuat banget,'' kata pria bernama lengkap Indra Chandra Setiadi ini menegaskan.

    Tapi tak berarti hubungan keduanya selalu harmonis. Hubungan ibu-anak ini sempat renggang saat Indra Q kehilangan orang-orang yang dicintai, seperti ayah, kakek, dan neneknya. Hal itu membuat Indra Q kemudian memilih tinggal bareng teman-temannya. Titi Qadarsih tak mau menghalangi keputusan anaknya. Dia sadar betul, anak adalah anugerah. Kebaikan atau keburukan anak harus diterima dengan lapang dada. ''Saya bangga dengan Mama. Semarah-marahnya beliau, enggak pernah main tangan. Marahnya juga cuma sebentar,'' Indra Q memuji.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.