Mengaku Jadi Korban Persekusi, Ahmad Dhani Sebut Rugi Rp40 Juta

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Dhani saat melaporkan dugaan persekusi atas dirinya di Badan Reserse Kriminal, Jakarta, Jum'at 19 Oktober 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    Ahmad Dhani saat melaporkan dugaan persekusi atas dirinya di Badan Reserse Kriminal, Jakarta, Jum'at 19 Oktober 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengaku jadi korban persekusi, Ahmad Dhani melaporkan caleg dari Partai Nasdem Edi Firmanto atau Edi Firente ke Bareskrim Polri pada Jumat, 19 Oktober 2018. Laporan Ahmad Dhani pun diterima dengan nomor LP/B/1337/X/2018/BARESKRIM tanggal 19 Oktober 2018.

    Musisi dan politisi dari Partai Gerindra itu mendapat persekusi saat menghadiri deklarasi gerakan #2019GantiPresiden di Hotel Majapahit, Surabaya. Ahmad Dhani dihadang dan tidak bisa ikut deklarasi.

    Tidak hanya itu, Ahmad Dhani juga alami kerugian sekitar Rp40 juta karena dipaksa pulang, padahal ingin liburan.

    "Pasti, karena saya datang ke Surabaya itu berniat liburan bersama keluarga. Tiket dan hotel yang sudah saya bayarkan itu sekitar Rp40 juta. Artinya saya batal liburan, tiket hangus karena tidak dipakai," ungkap Ahmad Dhani di lobi Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Oktober 2018.

    Baca: Jadi Tersangka, Ahmad Dhani: Ini Kriminalisasi

    Ahmad Dhani didampingi kuasa hukumnya Aldwin Rahadian datang membuat laporan dengan menyertakan sejumlah bukti.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.