Mengenang Tragedi Bintaro, Ini Lirik Lagu 1910 Iwan Fals

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi Iwan Fals tampil pada Konser Perayaan Karya Iwan Fals di Jakarta, Sabtu (3/9) malam. Konser tersebut merupakan bentuk apresiasi dari perjalanan karir Iwan Fals sebagai salah satu legenda musik Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

    Musisi Iwan Fals tampil pada Konser Perayaan Karya Iwan Fals di Jakarta, Sabtu (3/9) malam. Konser tersebut merupakan bentuk apresiasi dari perjalanan karir Iwan Fals sebagai salah satu legenda musik Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

    TEMPO.CO, Jakarta -Hari ini genap 31 tahun peristiwa tabrakan dua kereta api di kawasan Bintaro, Jakarta yang dikenang sebagai Tragedi Bintaro.

    Dua kereta yang tabrakan pada Senin pagi, 19 Oktober 1987 itu adalah kereta api ekonomi patas KA 220 jurusan Tanah Abang – Merak, dan kereta api ekonomi cepat KA 225 jurusan Rangkasbitung – Tanah Abang.

    Kecelakaan tersebut menewaskan 153 orang dan 300 orang lainnya luka-luka itu dikenang sebagai Tragedi Bintaro.  Peristiwa tragis ini pun menyita perhatian banyak orang, termasuk sineas dan musikus.

    Selain diangkat ke layar lebar lewat film berjudul Tragedi Bintaro yang disutradarai Buce Malawau pada 1989, kecelakaan ini juga menginspirasi Iwan Fals untuk membuat lagu berjudul 1910, yaitu angka tanggal dan bulan kejadian

    Di lagu 1910, Iwan Fals yang dikenal kritis menyindir sikap para pejabat yang memilih lepas tangan dan menimpakan semua kesalahan kepada petugas di lapangan.

    Seperti ditulis Majalah Tempo terbitan 31 Oktober 1987, akibat tragedi tersebut,masinis kereta Slamet Suradio, diganjar 5 tahun kurungan. Ia juga harus kehilangan pekerjaan, sehingga ia memilih pulang ke kampung halamannya, menjadi petani di Purworejo.Kecelakaan Kereta Api di Pondok Betung, Bintaro, Jakarta, 19 Oktober 1987. Dok.TEMPO/ A Muin Ahmad

    Nasib yang serupa juga menimpa Adung Syafei, kondektur KA 225. Dia harus mendekam di penjara selama 2 tahun 6 bulan. Sedangkan Umrihadi (PPKA, Stasiun Kebayoran Lama) dipenjara selama 10 bulan akibat Tragedi Bintaro itu.

    Ini lirik lengkap lagu 1910

    1910

    Apa kabar kereta yang terkapar di senin pagi
    Di gerbongmu ratusan orang yang mati
    Hancurkan mimpi bawa kisah
    Air mata… air mata…

    Belum usai peluit belum habis putaran roda
    Aku dengar jerit dari Bintaro
    Satu lagi catatan sejarah
    Air mata… air mata…

    Berdarahkan tuan yang duduk di belakang meja
    Atau cukup hanya ucapkan belasungkawa aku bosan
    Lalu terangkat semua beban dipundak

    Semudah itukah luka-luka terobati
    Nusantara, tangismu terdengar lagi
    Nusantara, derita bila terhenti

    Bilakah… bilakah…
    Sembilan belas oktober tanah Jakarta berwarna merah
    Meninggalkan tanya yang tak terjawab
    Bangkai kereta lemparkan amarah
    Air mata… air mata…

    Oooh…
    Nusantara langitmu saksi kelabu
    Nusantara terdengar lagi tangismu
    Ho.. ho… ho…

    Nusantara kau simpan kisah kereta
    Nusantara kabarkan marah sang duka

    Saudaraku pergilah dengan tenang
    Sebab luka sudah tak lagi panjang

    Baca: Lagu Iwan Fals untuk Jokowi Viral, Bens Leo: Musikus Harus Kritis

    Lagu 1910 yang dirilis setahun setelah peristiwa Tragedi Bintaro itu, juga menjadi judul album Iwan Fals. Di album ini terdapat beberapa lagu Iwan Fals yang hingga kini masih populer, seperti Buku Ini Aku Pinjam, Ibu, dan Pesawat Tempurku.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.