Roro Fitria Akhirnya Diizinkan Terbang ke Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roro Fitria tiba untuk menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penyalahgunaan narkotik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 5 Juli 2018. Roro Fitria dijerat dengan Pasal 112 dan 114 Undang-Undang tentang Narkotika serta terancam pidana penjara maksimal 12 tahun. TEMPO/M. Taufan Rengganis

    Roro Fitria tiba untuk menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penyalahgunaan narkotik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 5 Juli 2018. Roro Fitria dijerat dengan Pasal 112 dan 114 Undang-Undang tentang Narkotika serta terancam pidana penjara maksimal 12 tahun. TEMPO/M. Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah sempat terkendala, Roro Fitria akhirnya bisa berangkat ke Yogyakarta untuk menghadiri pemakaman ibunya, Raden Retno Winingsih. Artis yang menyukai dunia mistis itu berangkat dari Jakarta menuju Yogyakarta tadi pagi sektiar pukul 09.40 WIB.

    “Iya jadi berangkat. Jam 9.40 atau jam 10-an lah. Sekarang sudah take off,” ucap Asgar selaku pengacara Roro Fitria kepada Tabloidbintang.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa, 16 Oktober 2018.

    Tidak sendiri, Roro Fitria terbang ke Yogyakarta dengan ditemani sejumlah petugas dari kepolisian dan kejaksaan. “Dari kejaksaan 3, satu kepalanya, 2 asisten. Dari polisi 2 orang, terus dari kami penasihat hukum 3 orang,” tutur Asgar lebih lanjut. Mobil ambulance yang membawa jenazah ibunda Roro Fitria ke pemakaman, Selasa, 16 Oktober 2018. (Tempo/Pribadi Wicaksono)

    Pengacara Roro Fitria menyayangkan keberangkatan kliennya pada Senin, 15 Oktober 2018 kemarin batal. Alhasil, sejumlah tiket pesawat yang sudah dipesan hangus.

    Baca: Tanpa Roro Fitria, Jenazah Ibunda Dibawa ke Yogyakarta

    Ibu Roro Fitria meninggal dunia pada Senin kemarin di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan setelah sempat mengalami sesak napas. Raden Retno Winingsih meninggal di usia 64 tahun.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.