Roro Fitria Gagal Saksikan Pemakaman Ibunda, Syok dan Terpukul

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebritas Roro Fitria (tengah) dikawal petugas untuk mengikuti sidang perdana kasus penyalahgunaan narkotika, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 28 Juni 2018.  Sidang ini beragenda mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum. TEMPO/Nurdiansah

    Selebritas Roro Fitria (tengah) dikawal petugas untuk mengikuti sidang perdana kasus penyalahgunaan narkotika, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 28 Juni 2018. Sidang ini beragenda mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Roro Fitria seharusnya berangkat ke Yogyakarta pada Senin sore, 15 Oktober 2018 kemarin untuk melihat pemakaman ibunya, Raden Retno Winingsih. Almarhumah meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

    Roto Fitria sudah mandi dan sudah siap untuk berangkat. Namun saat hendak meninggalkan tahanan, ia dicegat oleh petugas.

    “Tadinya sudah senang kan sudah dapat izin, bisa bareng sama bunda walau pesawatnya lain. Roro sudah happy, sudah senang, meskipun tetap terpukul. Tiba-tiba sudah depan pintu banget, ibu Lapas masuk lagi dan bilang enggak bisa,” kata Asgar Sjarfie saat dihubungi melalui sambungan telepon.

    Tidak diizinkan pulang Senin kemarin, Roro Fitria sangat syok dan terpukul. Padahal sebelumnya dia sudah menaruh harapan besar bisa melihat ibunya untuk yang terakhir kali.Roro Fitria dan ibunya. (Instagram - roro.fitria1989)

    “Dia syok, menyesal banget. Kan dia mau mandiin, shalatin mau ketemu,” tuturnya lebih lanjut.

    Asgar mengatakan, Roro Fitria gagal keluar dari tahanan karena terjadi perbedaan penafsiran redaksional dalam perizinan.

    Baca: Ibunda Meninggal, Roro Fitria Dapat Izin 2 Hari Keluar Rutan

    “Di redaksinya kan tertulis 2 hari, diizinkan keluar tadi jam 10 sampai jam 6, hari selasa jam 9 sampai jam 6. Nah dia kan harus balik dulu (ke Rutan), enggak mungkin bolak-balik. Kami sempat debat dulu, jaksa debat, polisi juga. Tapi lapas punya kebijakan,” tutur Asgar.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.